RAJAWARTA : “Bu Aning kami mengajukan CCTV, karena keamanan Kampung nggak aman. Banyak sepeda motor warga hilang,” pinta Yadi Wakil Ketua RW II Kelurahan Wonocolo, di sesi tanya-jawab Reses Aning Rahmawati di Graha TI Jalan Ahmad Yani 153 Surabaya.

Menanggapi permintaan Yadi, Wakil Rakyat Yos Sudarso itu, mengaku akan menindaklanjuti pengajuan warga yang disampaikan Yadi Wakil RW II.

Namun sebelumnya, Aning akan melakukan pengecekan terhadap alokasi anggaran yang mengkaver CCTV. Sebab tuturnya, anggaran CCTV untuk warga ada di beberapa pos anggaran.

Foto : suasana reses Aning Rahmawati politisi PKS Kota Surabaya di Graha TA Jalan Ahmad Yani 153 Surabaya

“Kalau CCTV itu kan bisa masuk di Musrenbang, bisa masuk di pokok pikiran DPRD. Kalau masuk di Pokok pikiran DPRD kita cek di SIPD-nya,” ujarnya.

Dari kacamatanya, politisi PKS ini menyebut bahwa anggaran CCTV untuk Warga bisa masuk lewat pokok pikiran dana hibah yang ke Walikota. Bisa juga lewat pokok pikiran DPRD.

“Untuk CCTV, masuk ke pokok pikiran DPRD yang diparipurnakan. Sehingga otomatis nanti reses akan diparipurnakan dan masuk di APBD Perubahan 2022,” jelasnya.

Setelah melalui beberapa tahapan ungkap Aning, selanjutkan anggaran CCTV yang dimaksud akan dilimpahkan ke Dinas berwenang.

“Nanti (anggaran CCTV) akan kita telusuri, dan kita kawal di pokok pikiran DPRD-nya,” ujarnya.

Jadi ungkapnya, sebagai wakil rakyat Aning menegaskan, bahwa semua hasil reses dari masing-masing politisi akan dibawa ke Fraksi guna ditindaklanjuti.

“Setiap kali kita reses, hasil reses kita rapatkan di Fraksi. Untuk apa? Untuk mengsingkronkan hasil reses. Dan, kemudian akan diperjuangkan di Komisi masing,-masing,” jelasnya.

Terkait dengan usulan warga yang membutuhkan CCTV tambah Aning, warga harus bersabar menunggu hasil proses atau tahapan. “Jadi saya harap warga bersabar. Insyaallah hal itu (CCTV) masuk di APBD Perubahan 2022. Yang ini akan kita suarakan di komisi masing-masing,” pungkasnya.

Print Friendly, PDF & Email