RAJAWARTA : Aning Rahmawati Legislator DPRD Yos Sudarso menggelar Reses atau melakukan kegiatan di luar gedung DPRD untuk menjumpai konstituennya di Dapil III. Reses digelar di RW 5 Medokan Asri Barat V-H29.

Disela dialog dua arah, Sekretaris Fraksi PKS ini menyelipkan kabar baik, bahwa di Tahun 2026 Kota Surabaya ditargetkan menjadi Kota Zero Waste (bebas sampah).

Dialog dua arah antara Aning dengan warga berlangsung terbuka. Setiap pertanyaan yang dilayangkan Warga dijawab secara sistimatis oleh Aning yang juga Wakil Ketua Komisi C DPRD Yos Sudarso.

Foto : Keakraban Aning Rahmawati dengan Konstituen di Dapil III

Namun, untuk bisa menjadi Kota zero waste tuturnya, dibutuhkan beberapa tahapan yang harus dilalui. Diantaranya, ketersedian anggaran, berikutnya masuk ke tahap pelaksanaan.

“Jadi Alhamdulillah Zero Waste ini sudah kita perjuangkan, dan sudah dianggarkan sebesar Rp 1,6 milliar,” ujarnya bernada bangga (16/10/2021).

Anggaran sebesar Rp 1,6 milliar itu ungkap Aning, nantinya akan diproyeksikan untuk 40 Kampung percontohan. “Nanti 40 Kampung percontohan itu, ada RT atau RW terpilih yang memang siap untuk dibina, siap untuk dijadikan bibit-bibit fasilitator untuk RT/RW di Kelurahan,” jelasnya.

Menurut aning, 40 Kampung percontohan tersebut, akan terus dikembangkan ke 40 kampung berikutnya, sampai Kota Surabaya berhasil menjadi Kota bebas sampah.

“Itu (40 kampung percontohan) akan terus dilakukan sampai 2026. Sampai 154 Kelurahan ada kampung zero waste. Dan, di 2023 tidak hanya satu RT atau satu RW, tapi diharapkan satu Kelurahan sudah zero waste,” pungkasnya

Print Friendly, PDF & Email