RAJAWARTA : Dalam rangka memperingati hari bersejarah 10 Nopember 1945, Pemkot Surabaya menggelar Parade Surabaya Juang (PSJ). Parade ini menggambarkan keberanian Arek Suroboyo dalam mengusir pasukan sekutu, Inggris.

Ini berita bagus : 7 bacakada Jatim dapat rekomendasi PDIP

Gelaran PSJ diawali dengan perjalanan dari Tugu Pahlawan menuju Jalan Tujungan, Surabaya. Saat tiba di depan Gedung Siola para peserta PSJ menggelar teaterikal dan menggelar upacara dan perobekan bendera tentara sekutu.

Video pilihan untuk Anda : Pak Menteri Tanggapi Penanganan covid 19 Kota Surabaya

Usai menggelar Upacaya dan perobekan bendera tentara Sekutu di depan Hotel Mojopahit, peserta PSJ melanjutkan perjalanan menuju Jalan Gubernur Suryo. Kedatangan peserta PSJ ini nampaknya sudah ditunggu warga Surabaya yang ingin menyaksikan aksi menarik dari peserta PSJ.

Video Pilihan Untuk Anda : Jatim dan Surabaya saling Tuding Terkait Data covid 19

Sesampai di Jalan Gubernur Suryo, peserta PSJ disambut rekaman pidato Bung Tomo yang membakar semangat Arek Suroboyo. Dalam acara tersebut juga ditampilkan replika radio bekupon dimana kala itu menjadi alat perjuangan melawan penjajah.

Di Jalan Gubernur Suryo, peserta PSJ juga menggelar aksi teaterikal. Selain teaterikal, ada juga pemain drum band yang melengakapi kemeriahan PSJ. Sementara barisan Forpimda Kota Surabaya berjalan kali mendampingi Walikota Surabaya Tri Rismaharini or Risma yang menaiki Tank Anoa.

Parade Surabaya Juang 2019 yang digelar dalam rangka memperingati Hari Pahlawan ini dimulai dari Tugu Pahlawan dan berakhir di Taman Bungkul Surabaya, dengan rute Jalan Pahlawan – Jalan Gemblongan – Jalan Tunjungan – Siola – Jalan Gubernur Suryo – Jalan Panglima Sudirman – Jalan Urip Sumoharjo – Jalan Darmo – Taman Bungkul. (sbr/ss/sby)