RAJAWARTA : Menjadi legislator memang tidak mudah, selain butuh perjuangan yang gigih, juga dperlukan kesungguhan agar selalu disayang rakyat. Nah, ketika hal tersebut, terpenuhi maka sang legislator tersebut, akan bertahan lama menjadi abdi rakyat.

Ini berita bagus : 7 bacakada Jatim dapat rekomendasi PDIP

Kali ini, rajawarta ingin mengungkap kunci sukses menjadi legislator disayang rakyat, ala Reni Astuti. Selain melakukan wawancara, rajawarta secara diam-diam mengikuti rekam jejak wanita ‘penghamba’ Better ini.

Video pilihan untuk Anda : Pak Menteri Tanggapi Penanganan covid 19 Kota Surabaya

Awalnya rajawarta agak sulit untuk mengtranslate beberapa jurus politisi asal PKS ini, misalnya tatkala menyapa konstituennya. Karena sekilas, terlihat seperti biasa-biasa saja, alias tidak ada yang istimewa.

Video Pilihan Untuk Anda : Jatim dan Surabaya saling Tuding Terkait Data covid 19

Setelah beberapa bulan mengikuti sejak Reni Astuti, Akhirnya rajawarta berhasil mengungkap kunci sukses menjadi legislator disayang rakyat, ala wanita kelahiran Bandung Jawa Barat. Kunci suksesnya, adalah Reni Astuti intens ‘wiritan’ dua kata yakni, WANI BISA di tengah keluhan atau pengaduan warganya.

Berdasarkan kesimpulan media ini, tentunya berdasarkan sepak terjangnya Reni Astuti, Kata WANI BISA merupakan akumulasi dari tiga tugas pokok seorang legislator yakni Pengayom, Pengabdi, dan Melindungi.

Di ruang kerjanya, Reni Astuti mengaku tidak ada sesuatu yang luar biasa selama 12 tahun menjadi legislator di DPRD Yos Sudarso, Surabaya. Dia hanya berkomitmen untuk tetap menjalankan amanah rakyat di balik semua kekurangannya.

“Saya hanya mengerjakan tugas-tugas kedewanan. Sebagai wakil rakyat, ya tentu banyak menerima keluhan, pengaduan, atau orang minta tolong dan lain-lain,” ujar Reni di ruang kerjanya (14/9/2020).

Tugas kedewanan yang sering dilakukan oleh Wakil Ketua DPRD Yos Sudarso ini adalah, selalu ingin mengasub semua keluhan, pengaduan yang datang terhadap dirinya. Meski, tidak mudah namun berkat kegigihannya, semua bisa berjalan sesuai dengan yang diharapkan rakyat.

“Memang tidak mudah untuk melayani semua keluhan dari warga. Namun berkat Komunikasi yang baik, akhirnya saya bisa membantu warga yang mebutuhkan bantuan. Pokok’e, kalau diminta warga harus bisa,” ujarnya.

WANI BISA yang dimaksud Reni Astuti adalah, berjuang tanpa harus melihat kendala, apalagi untung rugi. “Katakan Wani Bisa. Insyaallah bisa ” tukas Reni.

Dalam kesempatan itu, Reni mengatakan, hari-harinya hanya diisi dengan mengasup kebutuhan warga (pengaduan dan keluhan). Biasanya pengaduan warga terbagi ke dalam beberapa permasalahan diantaranya, masalah Kesehatan, Pendidikan, dan masalah perekonomian.

“Sebagai pribadi ataupun sebagai wakil rakyat, saya masih berproses untuk terus ikhtiar bisa lebih baik (better), sebagai manusia tentu saya masih banyak kekurangan, karena itu saran masukan teman sahabat dan konstituen menjadi bahan evaluasi diri,” pungkasnya