RAJAWARTA : Di samping agenda kedewanan yang padat dan blusukan ke banyak lokasi, nyatanya Pimpinan DPRD Surabaya masih bisa bercengkrama dan mengakrabkan diri dengan anak-anak di wilayah kampung yang ia kunjungi.

Hal tersebut ditunjukan oleh Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya Reni Astuti usai menyambangi rumah salah seorang warga di daerah Simomulyo Baru dan kemudian menghampiri lapangan futsal terbuka menyaksikan anak-anak bermain bola pada Rabu (1/12) sore.

“Saya senang ketika melihat anak-anak ini beraktivitas, mereka satu RW, berolahraga apalagi di masa saat ini ketika kegiatan full online, daripada anak-anak disibukan dengan gadget atau terlalu banyak di rumah, ” ucap Reni

Tampak juga suasana riuh di lapangan futsal manakala dua tim saling bertanding dan terlihat anak-anak lainnya tengah menunggu giliran bermain di tepi lapangan.

“Aktivitas bermain seperti tadi melatih fisik mereka, bersosialisasi, sehat, saling berinteraksi, membangun kebersamaan, sportifitas olahraga, kerja sama satu tim sesama teman sebaya, itu sesuatu yang harus ada dan banyak di Kota Surabaya ini,” sambungnya.

Dirinya juga memotivasi anak-anak untuk senantiasa semangat belajar dan meraih cita-cita lantaran banyak akses dan kesempatan untuk menunjang pendidikan bagi anak-anak Surabaya melalui komitmen Pemerintah Kota Surabaya (Pemkos).

Andika, Rizki, dan Rama misalnya. 3 bocah kelas 5 SD ini menjawab dengan mantap meski agak malu-malu mengutarakan ingin menjadi pilot, dokter, dan tentara saat ditanya mengenai cita-cita mereka.

Selain itu, perihal Pembelajaran Tatap Muka (PTM), ketiganya pun dengan kompak menjawab sudah merasa rindu dengan suasana untuk bisa sekolah luring.

Lebih lanjut, Politisi PKS ini juga menyinggung tentang kebijakan Pemkot Surabaya terkait support sarana dan prasarana olahraga yang ada di Kota Pahlawan

“Saya meminta kepada Pemkot bahwa saat ini ada ratusan sarana lapangan olahraga baik itu futsal, voli, maupun basket yang tersebar di Surabaya tersebut harus dipelihara dengan baik,” jelasnya.

“Siapa yang memelihara? Masyarakat setempat dan juga Pemkot dalam hal melakukan support terkait penataan. Sehingga kota ini menjadi nyaman tidak hanya untuk pelaku ekonomi atau orang dewasa tapi juga nyaman buat anak-anak,” pungkasnya.

Sebelum beranjak, Reni lalu berpamitan dan juga membagikan es krim kepada seluruh anak-anak di lapangan tersebut. Terlihat raut sumringah dan wajah riang semakin mewarnai keceriaan mereka pada sore hari itu.

Print Friendly, PDF & Email