Staff DPRD Surabaya terlihat sibuk mengemas daging hewan kurban

RAJAWARTA : Memperingati Hari Raya Idul Adha 1440 Hijriyah, DPRD Kota Surabaya memotong hewan kurban berupa 2 ekor sapi dan beberapa ekor kambing.

Untuk menjaga kebersihan lingkungan hewan-hewan kurban itu disembelih di Rumah Potong Hewan (RPH) Surabaya Pegirian Senin 12/08/2019. Sementara itu daging hewan kurban dibagikan ke seluruh staf DPRD Kota Surabaya dan petugas pengamanan internal.

Salah satu legislator yang juga Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya Masduki Toha mengatakan hakekat Hari Raya Idul Adha adalah berkurban.

“Tidak ada yang kekal di dunia ini. Jadi tidak ada gunanya mati-matian mempertahankan jabatan. Yang jadi anggota dewan tetap rendah hati, begitu pula kalau jadi walikota. Tapi kalau tidak jadi tetap berjuang untuk masyarakat,” ujarnya.

Selain itu Masduki juga menambahkan makna Hari Raya Idul Adha adalah berbagi. “Kita hidup bermasyarakat harus berbagi. Kalau ada orang kaya yang tidak berkurban ya tetap dibagi,” jelasnya.

Politisi PKB ini menyoroti sikap masyarakat yang enggan untuk memotong hewan kurban. “Kalau untuk memiliki sepeda motor atau mobil diupayakan sebisa mungkin. Tapi untuk kurban mikir-mikir,” ungkapnya.

Dalam keterangannya, Masduki juga menjelaskan soal hukum menerima daging bagi yang berkurban. “Hukumnya bagi yang berkurban boleh menerima daging kurban, tapi hanya sepertiga dari daging hewan yang dikurbankan,” pungkasnya.