RADJAWARTA : Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti kunjungan kerja ke Kabupaten Banyuwangi. Salah satunya, Susi meninjau lokasi penanganan sampah berbasis masyarakat di Desa Tambakrejo, di Kawasan Pelabuhan Muncar (4/4).

Ini berita bagus : 7 bacakada Jatim dapat rekomendasi PDIP

Setelah memantau secara seksama dan melakukan dialog singkat dengan masyarakat yang terlibat langsung dalam pengelolaan sampah, Susi mengapresiasi pengelolaan sampah yang melibatkan ribuan masyarakat.

Video pilihan untuk Anda : Pak Menteri Tanggapi Penanganan covid 19 Kota Surabaya

“Ini upaya yang sangat baik dari Pemerintah daerah. Saya berhadap penanganan sampah ini bisa menjadi contoh bagi desa-desa lain,” ujar Susui bernada bangga.

Video Pilihan Untuk Anda : Jatim dan Surabaya saling Tuding Terkait Data covid 19

Dalam kesempatan itu Susi juga mengunjungi Tempat Pengelolaan Sampah Sementara (TPST) yang dikelola warga dengan pendampingan Pemkab Banyuwangi dan organisasi dunia (NGO) dan Insttusi bisnis borealis dari Australia.

Susi berharap kapasitas TPST tersebut ditingkat. Salah satunya dengan cara memilah sampah sejak di rumah tangga sehingga semakin banyak yang terlibat.

“Beberapa kali ke Banyuwangi saya selalu menghindar untuk datang ke Muncar, kanapa? Karena saya takut disini baud an kumuh. Tapi bupati memaksa saya untuk kemari, akhirnya saya mau. Ternyata TPInya bersih dan tidak bau seperti dulu, sudah banyak perubahan,” ujarnya.

Sementara Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengutarakan, kawasan Muncar memang menjadi salah satu daerah yang mendapat perhatian khusus. Salah satunya  lewat kerjasama antara Pemkab dan Systemiq.

“Meski hanya melibatkan 3.214 KK namun sudah mulai tumbuh budaya di kalangan masyarakat untuk mengurangi serta mengolah sampah. Targetnya ada 22 ribu KK ikut program ini,” jelas Anas. (hms/bwi)