RADJAWARTA : Pelaksanaan Pemilu 17 April 2019 berjalan lancar dan aman, ini karena berkat sinergitas semua pihak yang terlibat. Kelancaran dan amannya Pemilu ini menuai Apresiasi dari Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Majelis Ulama Indoensia (MUI) dan Pimpinan Wilayah (PW)  Nahdlatul Ulama (NU) Provinsi Kalsel.

Ini berita bagus : 7 bacakada Jatim dapat rekomendasi PDIP

Meski tahapan pleno tingkat Kabupaten/Kota di Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), masih berlangsung namun penyelenggaraan tahapan Pemilu di Kalsel tergolong sukses, aman dan damai. Sejumlah Tokoh Agama di Kalsel, mengapresiasi para Penyelenggara Pemilu dan Aparat Pengamanan yang turut menyukseskan terselenggaranya Pemilu 2019 yang aman, damai dan sejuk.

Video pilihan untuk Anda : Pak Menteri Tanggapi Penanganan covid 19 Kota Surabaya

Ketua FKUB Kalsel Dr. H Mihran AM, M.Ag mengatakan, pelaksanaan Pemilu pada 17 April 2019 di Kalsel berjalan dengan aman dan lancar. Kendati ada kendala-kendala dilapangan, namun mampu diatasi oleh petugas. “Saya Ketua FKUB Kalsel menyatakan jika hasil rekapitulasi Pemilu berjalan sangat transparan, jujur, adil lancar dan dilakukan secara demokrasi,” kata Dr. H Mihran AM, M.Ag.

Video Pilihan Untuk Anda : Jatim dan Surabaya saling Tuding Terkait Data covid 19

Dr. H Mihran AM, M.Ag juga turut mengucapkan terima kasih kepada penyelenggara seperti Bawaslu, KPU serta pihak keamanan (TNI-POLRI) yang telah mengawal setiap proses tahapan Pemilu.

“Meski ada beberapa kendala, namun proses Pemilu dapat diselesaikan dengan baik sesuai dengan mekanisme yang berlaku. Sekali lagi kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak dan kepada masyarakat untuk sabar menunggu hasil keputusan dari KPU pada 22 Mei mendatang,” ucap Ketua FKUB Kalsel Dr. H Mihran AM, M.Ag.

Hal tersebut dibenarkan Kapolda Kalsel Irjen Pol Drs. Yazid Fanani, M.Si, saat dikonfirmasi Humas, “Kinerja Penyelenggara Pemilu mendapatkan apresiasi dari para tokoh agama di Kalsel, mereka mengajak kita menunggu dengan sabar rekapitulasi penetapan oleh KPU,” ungkapnya, Jumat (3/5) siang.

Proses Pleno berjalan dengan transparan dan dilakukan secara demokratis. Memang jika dibandingkan dengan daerah di Provinsi lain, penyelenggaraan Pemilu di Kalsel terdengar minim kasus dan kerusuhan. Hal ini tentunya berkat sikap kedewasaan masyarakat yang tinggi dan pengamanan Pemilu oleh aparat penegak hukum sudah berjalan sangat baik. (sbr/tri/brata)