RAJAWARTA : Dalam Rangka memeriahkan Hari Bhayangkara ke 73, Kamis malam Polresta Sidoarjo (SDA) menggelar istiqghosah dan Pengajian Umum bersama Forkopimda Kabupaten Sidoarjo. Hadir pula tokoh lintas agama, dan ribuan masyarakat.

Istiqhosah yang di Mapolresta Sidoarjo ini mengundang penceramah Agama Miftah dari Jogjakarta. “Memperingati Hari Bhayangkara ke-73, kami ingin semakin mendekatkan diri dengan masyarakat. Alhamdulillah malam ini kami dapat berbaur bersama ribuan masyarakat, untuk bermunajat bersama demi kebaikan bangsa dan Indonesia damai,” ujar Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Zain Dwi Nugroho.

Kepada semua undangan, Kapolresta Sidoarjo juga mengucapkan terima kasih atas kepercayaan masyarakat kepada Polri. Khususnya upaya Polresta Sidoarjo bersama masyarakat dalam menjaga keamanan dan kondusifitas kamtibmas di wilayah Kabupaten Sidoarjo.

Kegiatan religi ini diawali dengan Shalat Isya’ berjamaah, dilanjutkan dengan istighosah yang dipimpin Ketua MUI Kabupaten Sidoarjo KH Salim Imron.

Dalam kesempatan ini pengasuh Pondok Pesantren Manbaul Hikam, Putat, Sidoarjo, juga mengajak masyarakat untuk berdoa bersama demi Indonesia damai dan Polri dapat menjalankan tugas serta tanggung jawab semakin baik.

Usai melakukan istighosah, acara di isi pengajian umum Gus Miftah. Namun sebelumnya berlangsung deklarasi Tolak Kerusuhan, Indonesia Damai oleh Forkopimda Kabupaten Sidoarjo, tokoh agama, tokoh masyarakat diikuti ribuan jamaah istighosah.

Pesan perdamaian dan penguatan persatuan untuk NKRI, digelorakan Gus Miftah dalam ceramahnya. Ia mengajak masyarakat Sidoarjo untuk ikut serta menjaga perdamaian dan persatuan di tengah perbedaan.

“Agama Islam adalah agama yang ramah bukan agama marah. Karenanya sebagai umat muslim, mari menebarkan kebaikan yakni Islam yang diajarkan oleh Nabi Muhammad. Makanya marilah bersama-sama jangan membuat kerusuhan di negara tercinta Indonesia. Karena negara kita adalah penuh kedamaian,” sampainya.