RAJAWARTA : Hari pertama Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSB2) di perbatasan Surabaya-Sidoarjo berjalan sesuai rencana. Meski masih ada beberapa masyarakat yang belum mematuhi, misalnya tidak pakai masker, pengguna roda dua berboncengan dan pengendara mobil membawa penumpang melebihi ketentuan. Namun, para petugas tetap bersabar memberikan pemahaman terhadap masyarakat.

Ini berita bagus : 7 bacakada Jatim dapat rekomendasi PDIP

Eko Iskandar SH Sik, Msi Kasatlantas polres sidoarjo kepada rajawarta mengakui masih ada sebagian pengendara yang belum mengetahui protab PSBB. “Kita tetap dekati masyarakat dengan cara-cara humanis,” cetus Iskandar kepada rajawarta (28/4/20).

Video pilihan untuk Anda : Pak Menteri Tanggapi Penanganan covid 19 Kota Surabaya

Dalam keterangannya, Iskandar mengatakan, di lokasi Check Point, Waru Sidoarjo semua protokol PSB2 diterapkan diantaranya, memeriksaan suhu, penyemprotan disinfektan, pengecekan penumpang kendaraan, dll. “Disini juga ada tenaga medis. Jika ada masyarakat yang terindikasi terjangkit covid-19. Maka akan diarahkan ke tenaga medis untuk dilakukan pemeriksaan lanjutan,” jelasnya.

Video Pilihan Untuk Anda : Jatim dan Surabaya saling Tuding Terkait Data covid 19

Selain melakukan pemeriksaan kesehatan pengguna jalan, tutur Iskandar, para petugas juga melakukan penghalauan terhadap masyarakat yang akan mudik. “Masyarakat yang mau mudik kita himbau untuk kembali,” cetusnya.

Hingga saat ini menurut Iskandar, ada puluhan warga masyarakat yang ketahuan mau mudik. “Sejak tanggal 24 kamarin sudah 84 masyarakat yang dihimbau untuk kembali. Untuk di Pos Waru jumlahnya 43 warga,” pungkasnya.