RADJAWARTA : Pemkab Pasuruan Jawa Timur mengklaim kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) dari tahun ke tahun terus mengalami penurunan.

Ini berita bagus : 7 bacakada Jatim dapat rekomendasi PDIP

Klaim itu disampaikan Agus Eko Iswahyudi Kepala Bidang dan Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Pemkab Pasuruan ketika memberikan penjelasan.

Video pilihan untuk Anda : Pak Menteri Tanggapi Penanganan covid 19 Kota Surabaya

Menurut Agus, penurunan kasus DBD ini terlihat catatannya dimana pada tahun 2016 kasus DBD sebanyak 674 kasus. Di tahun 2017 kasus tersebut menurun 317 kasus. Di tahun berikutnya kasus tersebut menurun menjadi 191 kasus.

Video Pilihan Untuk Anda : Jatim dan Surabaya saling Tuding Terkait Data covid 19

Adapun korban meninggal akibat DBD ungkap Agus juga mengalami penurunan. Pada tahun 2015 korban meninggal berjumlah 28 orang. Sedangkan tahun 2016 menjadi 27 orang. Untuk eahun 2017 jumlah meninggal menjadi 13 orang, tahun selanjutnya menjadi 2 orang meninggal.

Untuk menanggulangi penyakit musiman ini tutur Agus, Pemkab Pasuruan melakukan langkah antisipatif yakni dengan Gemas Daring (Gerakan Masyarakat Sadar Lingkungan atau PSN (Pemberantasan Sarang Nyamuk).

“Kami memberlakukan satu rumah satu kader Jumantik atau juru pemantau jentik. Dampaknya cukup besar, terbukti dengan menurunnya jumlah penderita ataupun korban meninggal akibat DBD,” pungkas Agus. (hms)