RADJAWARTA : Berkah ramadhan berimbas positif pada pengrajin sandal kulit di Desa Masangan, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan. Bagaimana tidak? sejak memasuki bulan Ramadhan hingga hari ke 23 permintaan sandal dan sepatu kulit di Desa tersebut terlihat meningkat tajam.

Ini berita bagus : 7 bacakada Jatim dapat rekomendasi PDIP

Peningkatan permintaan terhadap sapatu dan sandal kulit tersebut dibenarkan Lailatur Rif’ah Sekretaris Desa Masangan. Menurutnya, sejak memasuki bulan ramadhan, pengrajin sandal dan sepatu kulit itu menunjukkan adanya peningkatan kesibukan.

Video pilihan untuk Anda : Pak Menteri Tanggapi Penanganan covid 19 Kota Surabaya

“Saya acungkan jempol kepada warga Masangan yang sampai kini masih bertahan memproduksi sandal dan sepatu kulit,” ucapnya.

Video Pilihan Untuk Anda : Jatim dan Surabaya saling Tuding Terkait Data covid 19

Salah satu pengrajin sandal dan sepatu kulit di Desa Masangan yang ‘ketiban’ berkah ramadhan adalah Asyari. Pengrajin dengan 15 karyawan tersebut mengalami peningkatan permintaan. Harganya dipatok mulai dari Rp 27 ribu hingga Rp 65ribu. “Mulai menjelang lebaran permintaan sandal dan sepatu kulit memang cukup tinggi,” ucapnya.

Rif’ah menjelaskan, permintaan pasar biasanya mencapai 2-3 kali lipat dari hari-hari biasa. “Selain meningkatkan ekonomi Desa juga bisa menyerap tenaga kerja sekitar,” pungkasnya.