RAJAWARTA : Entah apa yang terjadi pada jembatan Surabaya belakangan ini. Ketika malam tiba Jembatan bernilai Rp 280 M itu gelap gulita tanpa penerangan. Akibatnya, para pengendara yang melintas dan warga yang ingin menikmati Jembatan kebanggaan Warga Kota Pahlawan itu menggerutu karena kecewa.

Begitu juga dengan Camelia Habiba, politisi PKB Kota Surabaya yang kebetulan ingin menikmati Jembatan Suroboyo, mengungkapkan rasa kecewanya.

“Niatnya sih mau menikmati kota tercinta Surabaya, mau berselfie ria dengan pengunjung Jembatan Suroboyo. Jembatan yang cukup fantastis dan cukup keren harusnya. Dengan anggaran Rp 280 M kita bangun jembatan ini. Tapi inilah suasana jembatan Suroboyo gelap gulita, pengunjung kecewa,” jelasnya.

Menurut anggota Komisi A DPRD Yos Sudarso Kota Surabaya, pengunjung Jembatan Surabaya tidak hanya dikenal oleh warga Surabaya, tapi daerah lain juga banyak mengenalnya. Terbukti, ketika Camelia berada di Jembatan Surabaya banyak bertemu dengan pengunjung dari luar daerah.

“Para pengunjung kecewa. Padahal dari berbagai daerah, ada dari klaten, Pasuruan, Jombang tadi. Plat W tidak cukup sedikit alias cukup banyak. Rupanya mereka cukup kecewa,” ujarnya.

Dengan bahasa satirenya Camelia menyindir suasana jembatan Suroboyo tanpa penerangan alias gelap gulita. “Keren to, Suroboyo punya to,” cetusnya.