RAJAWARTA : “Komunitas Tolong Menolong” (KTM) dan “Perhimpunan Driver Online Indonesia” (PDOI) Jawa Timur terus bergerak dan terjun langsung ke lapangan untuk meringankan beban warga ditengah gempuran virus Corona COVID-19.

Simak video : Keluarga Pasien akan Menggugat Rumah Sakit RKZ Surabaya

Rabu (8/4), gantian di eks lokalisasi yang lebih dikenal dengan nama Kremil.

Sebanyak 150 paket bantuan berisikan nasi bungkus, masker, hand sanitizer, air mineral dan biskuit Kokola dibagi-bagikan.

Simak Video : LKPJ Walikota Surabaya Dikoreksi Dewan

Sasarannya, mulai dari warga, pengendara motor, tukang becak, tukang sampah, tukang jamu, tukang rombemg rongsokan barang bekas dan sopir bemo.

Tak ketinggalan, ojek online (ojol) yang melintas di sepanjang jalan raya Tambak Asri, juga mendapatkan paket bantuan tersebut.

Menurut Daniel Lukas Rorong, Pendiri dan Ketua Komunitas Tolong Menolong (KTM), aksi sosial ini sengaja digelar di kawasan ini, dikarenakan warga sangat membutuhkan bantuan, khususnya masker dan hand sanitizer.

“Untuk itu, kami tergerak untuk menyalurkan bantuan ini buat warga disini. Dan antusias warga juga sangat bagus serta menyambut positif aksi sosial yang kami gelar ini,” kata Daniel, yang saat aksi sosial juga dibantu Sudarwati, Tokoh Masyarakat Tambak Asri dan juga mantan DPRD Surabaya 2009-2014.

Tak ketinggalan, AKBP (Purn) Suparti, mantan Kasubbag Humas Polrestabes Surabaya dan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Surabaya juga turut serta dalam aksi sosial ini.

“Kebetulan, saya belum punya masker dan hand sanitizer di rumah. Lumayan, dapat bantuan ini. Alhamdulillah,” kata Wati (35), yang saat itu sedang berjalan kaki bersama kedua anaknya di lokasi aksi sosial.

Sementara ojek online (ojol) yang melintas, sengaja dicegat dan diberhentikan untuk mendapatkan paket bantuan ini.

Ironisnya, Daniel mendapati, masih ada beberapa ojol yang tidak mengenakan masker saat berkendara, dengan alasan tidak mampu membeli masker.

“Ya sudah, langsung dipakai ya masker ini. Dan sering-sering mencuci tangan dengan hand sanitizer atau sabun, usai melakukan aktifitas mengantarkan penumpang dan juga orderan makanan,” himbau Daniel, yang juga Humas “Perhimpunan Driver Online Indonesia” (PDOI) Jawa Timur.

Ditambahkan Daniel, aksi sosial seperti ini akan terus berlangsung sampai bulan Ramadhan mendatang.

Tentunya dengan lokasi berpindah-pindah di seluruh wilayah yang ada di Surabaya.

“Bahkan, kami juga sudah mendapatkan kepastian bantuan berupa paket beras, hasil sumbangan dari PT Indramukti Segara, yang akan mulai kami bagi-bagikan mulai minggu depan,” ungkap Daniel.

Selain paket beras, PT Indramukti Segara melalui Komunitas Tolong Menolong juga sudah mulai mendistribusikan Face Shield Mask atau masker topeng untuk dokter dan tenaga medis.

“Nantinya akan kami bagi-bagikan untuk rumah sakit umum dan klinik bersalin swasta yang ada di Surabaya dan sekitarnya,” pungkas Daniel yang sudah sejak 2010 lalu berkecimpung sebagai relawan kemanusiaan ini.