WowKeren – Sebuah helikopter yang diketahui milik PT Air Transport Service dikabarkan jatuh di kawasan Situhiang, Cigalantong, Tasikmalaya, Jawa Barat pada Sabtu (16/3). Empat orang disebut menjadi korban dalam kejadian ini. Beruntung, keempatnya berhasil diselamatkan dan kini mendapat perawatan di RS Singaparna Medika Citrautama (SMC) Tasikmalaya.

Ini berita bagus : 7 bacakada Jatim dapat rekomendasi PDIP

Berdasarkan keterangan Basarnas, helikopter tersebut mengangkut 4 orang dan terbang menuju rute Kawalu-Wanaraja. “Di dalam helikopter ada empat orang. 2 crew dan 2 pax. Seluruh korban dibawa ke RS SMC Tasikmalaya,” terang Jubir Basarnas Jabar, Joshua Banjarnahor seperti dilansir Detik pada Sabtu (16/3).

Video pilihan untuk Anda : Pak Menteri Tanggapi Penanganan covid 19 Kota Surabaya

Sementara itu, salah satu korban mulai sadarkan diri dan dapat memberikan informasi mengenai kejadian sebelum helikopter yang ditumpanginya jatuh. Salah satu korban menyebutkan jika helikopter yang ditumpanginya tersebut akan melakukan pendaratan darurat. “Ini merupakan kecelakaan pesawat yang mana ingin melakukan pendaratan darurat,” ungkap Joshua dilansir CNN Indonesia.

Video Pilihan Untuk Anda : Jatim dan Surabaya saling Tuding Terkait Data covid 19

Sementara itu, warga di lokasi kejadian juga turut memberikan kesaksiannya. Warga bernama Agus mengaku melihat helikopter tersebut berputar-putar dan terbang tak terkendali. Setelah itu, ia mendengar suara keras seperti benda yang jatuh.

Pihak terkait masih belum bisa mengetahui penyebab jatuh secara pasti. Pihak Basarnas akan melakukan koordinasi dengan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) terkait kecelakaan helikopter ini.

Diketahui, helikopter ini mengangkut empat orang penumpang. Sang pilot bernama Fuad Humran mengalami luka ringan. Sementara itu, co-pilotnya, Agung Raharja, mengalami luka berat.

Korban lain diketahui bernama Tuti Budiuawati dan juga R. Johny Fajar Sofyan. Keduanya dikabarkan mendapatkan luka ringan akibat jatuhnya helikopter di Tasikmalaya ini.