RAJAWARTA : Gubernur Jawa Timur berjanji secepatnya akan melakukan mutasi besar-besaran di lingkungan Pemprov Jatim. Khofifah Indar Parawansa (KIP) mengatakan, Dalam Mutasi yang akan dilakukan nanti akan menerapkan assement yang dilakukan oleh Tim Idependent UIN Syarif Hidayatullah di Jakarta.

Video Pilihan Anda :

KIP mengatakan, jika biasanya pengisian jabatan baik rotasi maupun mutasi dilakukan assessment untuk pejabat eselon dua yang memenuhi syarat dan ketentuan, maka kali hal tersebut sudah tidak belaku.

Menurutnya, seluruh pejabat dengan jabatan eselon dua dilakukan assessmet yang dilakukan oleh tim independent di Jakarta.

Video Pilihan Anda :

“Sekarang tinggal satu angkatan. Setelah assessment semua kita akan siapkan kemungkinan ada rotasi setelah assessment semuanya dilakukan,” tegas Gubernur Jatim Khofifah, Kamis (15/8/2019).

Dari hasil assessment tim independen di Jakarta UIN Syarif Hidayatullah akan dicocokkan siapa yang akan ditempatkan dimana alias dikopyok ulang.

Jika ada jabatan yang belum terisi lanjut KIP maka Pemprov Jatim akan melakukan open Bidding atau lelang jabatan.

Berdasarkan informasi yang diterima media ini, di Lingkungan Pemprov Jatim disebutkan masih ada beberapa jabatan yang Kosong. Beberapa jabatan itu antara lain :

Kepala Dinas Pendidikan, Asisten I Sekdaprov, Asisten III, dua orang staff Ahli Gubernur, Kepala Biro SDA Sekdaprov Direktur dan Wakil Direktur RSUD dr Saiful Anwar Malang.

“Sampai nantinya tallent pool yang di Pemprov sudah dapat assessment internal. Tapi kalau belum maka akan kita lakukan open bidding,” pungkasnya.

Diperkirakam rotasi dan mutasi di lingkungan Pemprov Jatim akan dilakukan pada akhir Agustus 2019, meski begitu KIP mengaku masih menunggu hasil Assessment dari Jakarta. (Trib)

Foto : Istimewa