TANAH BUMBU – Distributor makanan di sejumlah grosir dan minimarket menjadi sasaran pengawasan terpadu pihak Badan Pengawasan Obat Dan Makanan (POM) Kabupaten Tanah Bumbu. (Kab. Tanbu).

Ini berita bagus : 7 bacakada Jatim dapat rekomendasi PDIP

Pengawasan terpadu yang melibatkan Satuan Kerja Pemerintah Daerah (SKPD) Kab. Tanbu dan pihak Polres Tanbu itu di gelar Selasa (12/03/2019).

Video pilihan untuk Anda : Pak Menteri Tanggapi Penanganan covid 19 Kota Surabaya

Dikatakan Kepala Kantor Badan Pom Kab. Tanbu Tri Wandiro melalui Kasi Pengawasan Farmasi Dan Makanan, Benny Ismayandi, S. Farn,Apt, bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mencari barang makanan yang tidak kadaluarsa serta Ijin edarnya.

Video Pilihan Untuk Anda : Jatim dan Surabaya saling Tuding Terkait Data covid 19

Dalam hal ini pihaknya masih dalam tahap pengawasan dan pembinaan terhadap pemilik toko maupun mini market dan sejenisnya.Meskipun ada temuan dalam pelaksanaan sweefing tersebut.

“Kami mengharapkan dengan dilakukannya aksi ini setidaknya akan mengantisipasi peredaran barang makanan yang akan merugikan konsumen,” ucapnya.

Saat ini, kata dia, temuan tidak terlalu banyak namun hasil dalam temuan itu tetap masuk dalam berita acara pemeriksaan untuk dijadikan langkah pembinaan.

“Barang yang dianggap ringan akan kami musnahkan ditempat terkecuali dalam jumlah besar akan kami bawa ke kantor,”ungkapnya.

Kemudian pihaknya terus mewaspadai dalam rangka mengantisipasi peredaran barang tidak layak dalam sekala jumlah besar dengan unsur pembiaran maupun kesengajaan

“Jika ada unsur kesengajaan menjual barang yang dianggap sudah tidak layak masa jualnya maupun tanpa ijin edar maka kami akan melakukani tindakan tegas kemudian diserahkan ke pihak kepolisian,” jelasnya. (q cox, Imran)