RAJAWARTA : Dalam Pilwali Surabaya yang rencananya akan digelar akhir tahun ini, ‘digaduhkan’ oleh isu rekom Bakal Calon Walikota (Bacawali) dari PDIP akan jatuh ke tangan siapa? Namun, bagi Koalisi Membangun Surabaya (KMS) tidak mempersoalkan siapa Bacawalinya. Saat ini, KMS justru sedang fokus membahas siapa yang bakal calon wakil walikotanya (Bacawawali).

Ini berita bagus : 7 bacakada Jatim dapat rekomendasi PDIP

Hal tersebut, disampaikan R Edi Rachmat, ketua DPC Partai Hanura Kota Surabaya kepada media ini, Selasa (1/9/2020). Menurutnya, hal paling penting adalah, PDIP harus mencari wakil yang mampu mendulang suara.

Video pilihan untuk Anda : Pak Menteri Tanggapi Penanganan covid 19 Kota Surabaya

Siapa bacawawali dari PDIP yang berpotensi mampu mendulang suara di Pilwali Surabaya? Mantan legislator DPRD Yos Sudarso itu mengatakan, PDIP akan berpotensi menang, ketika PDIP memilih wakilnya dari kader NU.

Video Pilihan Untuk Anda : Jatim dan Surabaya saling Tuding Terkait Data covid 19

“Siapa pun bacawalinya, PDIP sangat berpotensi menang kalau menggandeng kader NU,” jelas Edi di sebuah cafe di Jalan Kartini.

Dalam keterangannya Edi menuturkan, saat ini ada dua nama dari kader NU yang bisa menjadi pendamping Bacawali PDIP diantaranya, Gus Hans dan Lia Istifhama.

“Keduanya sama-sama kader NU. Kalau PDIP memilih diantara keduanya, maka Moncong putih berpotensi menang,” ujarnya.

Apakah KMS sudah fix mendukung PDIP di Pilwali Surabaya? Dengan tegas, Edi mengatakan, hingga saat ini belum menentukan arah dukungan. “Tentunya, Kami masih menunggu hasil rekom PDIP. Saya berharap, PDIP memilih wakil dari NU,” tukas Koordinator KMS