RAJAWARTA : Dalam rapat anggaran dengan Kecamatan dan Kelurahan dengan Komisi A DPRD Yos Sudarso, Tri Didik Adiono anggota Komisi A mengingatkan Kecamatan dan Kelurahan agar tidak ‘memainkan’ pengadaan Permakanan.

Ditemui rajawarta, Politisi PDI Perjuangan itu mengaku sangat serius mengawasi pengadaan Permakanan yang diberikan kepada warga yang membutuhkan.

Warning Bledek panggilan Tri Didik Adiono bukan tanpa alasan. Sebab, berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya, pengadaan permakanan diduga jadi ‘ladang bisnis’ bagi oknum tertentu.

Menurut Bledek, waktu masih menjadi wakil Ketua Komisi B DPRD Yos Sudarso periode lalu, dirinya menemukan fakta bahwa pengadaan permakanan tidak digarap sendiri (kontraktor).

Jadi tuturnya, dalam kesempatan ini, anggota Komisi A itu mengingatkan, jangan sampai para Camat dan Lurah yang baru tdak melaksanakan amanah yang diberikan Walikota.

“Jadi di posisi yang baru, Walikota baru, Camat dan Lurah Baru, saya pesan khususnya terkait dengan permakanan. Karena pada saat itu banyak permakanan yang disubkan,” ujarnya.

Kalau disubkan tutur Bledek, maka secara otomatis akan mempengaruhi harga dan kualitas makanan yang akan didistribusikan.

Untuk kedepannya, Bledek mengaku akan terus melakukan pengawasan terhadap proyek Permakanan, mulai dari proses produksi hingga distribusi. “Kami akan terus melakukan pengawasan dari berbagai sarana. Misalnya dari informasi langsung dari warga, bahkan dari group-group WA Kecamatan dan kelurahan,” ujarnya.

Jika kedepannya masih ditemukan pelanggaran seperti yang tersebut diatas, legislator Dapil I itu berjanji akan memanggil pihak-pihak terkait. “Akan kita panggil Camat atau Lurahnya, dan akan kita publikasi via wartawan,” janjinya.

Tadi waktu rapat tukas Bledek, dirinya meminta kepada camat dan lurah untuk mendokumentasikan makanan-makanan yang didistribusikan ke warga. “Setiap kali ada distribusi permakanan kami minta difoto. Kalau tidak sesuai, akan kami persoalkan,” tegasnya.

Terkait dengan hal tersebut, Bledek mengaku sangat serius. Sebab, permakanan ini disalurkan kepada orang-orang yang membutuhkan. “Permakanan ini niat baik dari Pemerintah Kota. Jangan sampai mencoreng nama baik Walikotanya,” jelasnya.

Print Friendly, PDF & Email