RAJAWARTA : Pasca penetapan dan pelantikan unsur pimpinan DPRD Yos Sudarso Surabaya, beberapa fraksi di Gedung Wakil rakyat mulai berembut kursi lain, yakni kursi Komisi.

Ini berita bagus : 7 bacakada Jatim dapat rekomendasi PDIP

Begitu juga dengan Fraksi PSI DPRD Yos Sudarso juga menyampaikan keinginannya untuk bisa masuk ke jajaran komisi A dan C. Meski begitu PSI tidak ingin memaksakan kehendaknya alias realistis.

Video pilihan untuk Anda : Pak Menteri Tanggapi Penanganan covid 19 Kota Surabaya

“Tapi untuk menduduki Komisi tersebut, kami sangat realistis lah, berapa sih jumlah kursi kita di dewan.”ujar Josiah Michael, Wakil Ketua Fraksi PSI di Surabaya, Jumat (27/09/19).

Video Pilihan Untuk Anda : Jatim dan Surabaya saling Tuding Terkait Data covid 19

Untuk menghadapi berbagai kemungkinan, Josiah mengaku saat ini pihaknya sedang memapping anggota fraksi dengan back ground ilmu pendidikan masing-masing anggota fraksi.

Dia menegaskan, pihaknya menginginkan anggota PSI menyebar di komisi-komisi setelah alat kelengkapan dewan (AKD) terbentuk.

Terkait dengan AKD, Josiah mengatakan, tidak ada loby-loby antar fraksi di dewan, yang ada hanya bincang-bincang santai sesama fraksi untuk secepatnya AKD dibentuk. “Prinsip kami tetap AKD harus mengedepankan kepentingan masyarakat. “tegasnya.

Disinggung kembali apakah benar PSI incar Ketua Komisi A dan C, Ia dengan tegas mengatakan, Fraksi PSI tidak ada target untuk memimpin Komisi-Komisi, karena masih banyak partai lain yang memiliki kursi lebih banyak dari PSI.

“Sekali lagi kami tahu dirilah, namun terpenting PSI mengedepankan kepentingan masyarakat diatas kepentingan pribadi, dalam setiap penempatan AKD.” ungkapnya. (irm/amn)