RADJAWARTA : Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bakal merealisasikan pembangunan underpass atau pedestrian bawah tanah yang terkoneksi antara Terminal Intermoda Joyoboyo (TIJ) dengan Kebun Binatang Surabaya (KBS). Underpass tersebut, nantinya bakal digunakan untuk para pejalan kaki dari TIJ menuju ke KBS.

Ini berita bagus : 7 bacakada Jatim dapat rekomendasi PDIP

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengatakan pihaknya memastikan bahwa pembangunan underpass yang terkoneksi antara TIJ dengan KBS bakal segera direalisasikan. Dengan begitu, jalanan di sekitar Joyoboyo hingga KBS tak akan terganggu, karena volume pengunjung KBS sudah diatasi, jika pengerjaan underpass ini selesai.

Video pilihan untuk Anda : Pak Menteri Tanggapi Penanganan covid 19 Kota Surabaya

“Pintu masuk (KBS) tetap, nanti parkirnya di sini (KBS) dikurangi, bus itu semua nanti parkirnya di Joyoboyo (Park and Ride),” kata Wali Kota Risma saat meninjau rencana lokasi pembangunan underpass yang menghubungkan TIJ dan KBS, Rabu, (01/05/2019).

Video Pilihan Untuk Anda : Jatim dan Surabaya saling Tuding Terkait Data covid 19

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya Irvan Wahyudrajat menyampaikan jumlah pengunjung KBS di hari libur yang terus meningkat, membuat volume parkir kendaraan di beberapa titik menjadi penuh, seperti di Jalan Setail.

Sehingga hal ini membuat kemacetan di sekitaran jalan KBS juga meningkat. Karena itu, Pemkot Surabaya menambah titik lokasi parkir untuk kendaraan besar seperti bus yang berada di park and ride TIJ. “Kita berharap pembangunan park and ride ini dapat mengatasi problem ruang parkir untuk para pengunjung KBS,” kata Irvan.

Ia menyebut park and ride yang berada di TIJ itu, memiliki kapasitas parkir sebanyak 320 untuk kendaraan roda 4, roda dua sebanyak 500, bus pariwisata sebanyak 8, sedangkan untuk sepeda angin berkapasitas 100.

Dengan begitu diharapkan, park and ride tersebut dapat menambah ruang titik parkir baru untuk mengatasi kemacetan di kawasan KBS. “Kita estimasi pengerjaan plaza, park and ride yang berada di TIJ serta underpass bisa selesai pada bulan Desember 2019, sehingga tahun 2020 masyarakat bisa menggunakannya,” pungkasnya. (*)