RAJAWARTA : Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus mengembangkan kawasan Wisata Ampel dan sekitarnya yang menyimpan sejuta sejarah masa lalu.

Untuk pengembangan tersebut, Walikota Surabaya Tri Rismaharini or Risma berencana memindahkan kantor Perusahaan Daerah Rumah Potong Hewan (PD-RPH) dari Jalan Pegirian ke Daerah Tandes dengan luas lahan 1.4 hektar dimana sebelumnya lahan tersebut digunakan PT Abbattoir Surya Jaya.

Menurut Risma, tujuan dari pemindahan kantor PD RPH ini adalah agar Kawasan Ampel menjadi tempat wisatawan. “Saya ingin Ample menjadi tempat Wisata,” cetus Risma Sore ini.

“Nanti di Ampel bersih tidak ada lagi pemotongan hewan. RPH itu kan mengeluarkan limbah, padahal di Ampel itu tempat wisatawan, sehingga kurang baik kalau ini dibiarkan,” ujarnya.

Untuk melakukan pemindahan kantor PD RPH tersebut, Risma mengaku saat ini dirinya sedang melakukan appraisal terhadap nilai lahan di Tandes yang bakal digunakan untuk PD RPH. “Jadi pemindahan itu harus setara, di Tandes itu nilainya berapa? di RPH itu nilainya berapa?. Setelah itu baru kita ambil alih,” katanya.

Risma menambahkan, Pemkot Surabaya akan membuat treatment limbah yang sangat bagus, karena tempat itu akan menjadi rumah pemotongan bagi semuanya. “Nanti sisanya bisa dijadikan investasi untuk membangun dan investasi lainnya,” kata dia.

Khusus untuk bekas kantor RPH Surabaya akan digunakan sebagai kantor pemerintahan, seperti kantor kelurahan atau kantor puskesmas. Bahkan, ia berencana sebagian lahan RPH itu untuk lahan parkir, sehingga tidak ada lagi parkir-parkir kendaraan di pinggir jalan. “Semoga bisa direalisasikan,” pungkasnya. (*)

Print Friendly, PDF & Email