RAJAWARTA : Program Umrah dan Haji dari FIFGROUP mulai diminati masyarakat. Hal tersebut terlihat dari anak perusahaan Syariah Multifinance Astra program ini menunjukkan peningkatan laba yang signifikan di setiap tahunnya.

Simak video : Keluarga Pasien akan Menggugat Rumah Sakit RKZ Surabaya

Sejak diluncurkan pada tahun 2017. Berjalan tiga tahun ada jutaan umat Islam yang diberangkatkan  tanah suci Makkah, Arab Saudi untuk menjalankan, Umroh dan Haji.

“Progres Haji dan Umrah secara nasional itu meningkat lumayan besar. Tahun 2018 lalu yang ikut Umrah sekitar satu juta orang. Tahun ini diperkirakan 1,15 juta orang,” terang Direktur Syariah Multifinance Astra Yulian Warman di Surabaya, Rabu (2/10) malam.

Simak Video : LKPJ Walikota Surabaya Dikoreksi Dewan

Dalam keterangannya, Yuli mengungkapkan, Untuk Umrah sendiri ada beberapa paket yang ditawarkan. Mulai range harga Rp 20 sampai 25 juta. Sebab itu laba yang masuk diperkirakan sudah terkumpul hingga Rp 20 triliun lebih setiap tahunnya.

Sementara paket lain tutur Yuni, paket Ibadah Haji yang ditawarkan FIFGROUP juga sangat diminati masyarakat. Setiap tahunnya ada ratusan ribu orang yang mendaftar. Antara 800 hingga 850 ribu orang yang memilih untuk daftar Haji lewat Syariah Multifinance Astra ini setiap tahunnya.

“Jadi totalnya untuk Haji dan Umroh itu sekitar Rp 40 triliun. Dan ini naik terus tidak pernah turun,” tegasnya.

Sementara itu jika dipisah lewat data setiap bulannya. Pada awal dilaunching program Haji dan Umrah ini bisa tembus laba mulai Rp 5 sampai 10 miliar setiap bulannya pada tahun 2017.

Kemudian di tahun 2018. Dengan laba yang bisa tembuh hingga dua kali lipat sampai Rp 15 sampai 20 miliar setiap bulan. “Tahun 2019 ini, pada bulan lalu rekor kita sampai Rp 37 miliar,” bebernya.

Pria yang juga mantan wartawan ini membeberkan kesuksesan program yang sangat diminati masyarakat ini karena berani memberangkatkan dahulu. “Tagline kita berangkat dulu, bayar kemudian,” lanjutnya.

Dengan slogan tersebut masyarakat ternyata berbondong-bondong untuk daftar dan mengantrikan diri untuk program Haji. “Karena sebelumnya sering orang sudah bayar Rp 20 sampai 25 juta. Tapi yang terjadi kemudian malah dibawa kabur sama agennya. Itu kasihan sekali masyarakat yang mendaftar,” jelas Yulian.

Selain mempermudah dari segi pembayaran, pihaknya juga sederhana dari persyaratan. Cukup dengan membawa KTP serta Kartu Keluarga saja masyarakat sudah bisa mendaftarkan diri. “Dan kita tidak hanya sekadar bicara janji-janji saja,” tegasnya kembali.

Untuk program ini pihak FIFGROUP berkerja sama dengan sekitar 240 biro travel umrah dari sekitar seribu yang ada. Sementara untuk program Haji pihak FIFGROUP berkerja sama dengan 12 Bank Syariah dari 31 yang ada.

“Kalau memang memenuhi syarat segera kita cairkan dana untuk masyarakat itu. Bisa langsung berangkat Umroh dan mendapatkan regristasi antrian daftar Haji,” imbuhnya. (sbytime)