RAJAWARTA : Melalui Kapal Rumah Sakit KRI dr Soeharso-990 di Dermaga Koarmada II, Pemerintah Provinsi Jawa Timur bersama Armada II dan elemen masyarakat mengirimkan bantuan logistik ke Papua. Bantuan tersebut dilepas langsung Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.

Simak video : Keluarga Pasien akan Menggugat Rumah Sakit RKZ Surabaya

Bantuan yang dikirim Pemprov Jatim itu berupa beras, makanan lauk pauk, susu kedelai tambahan gizi, air mineral botol 500 ml, mie instan, popok bayi, dan paket keluarga ( Family kit ) terdiri dari pakaian dan celana anak, perlengkapan mandi, handuk, alas kaki, dan tas packing.

Gubernur Khofifah mengatakan, bantuan logistik ini dipersiakan dengan sangat mendadak. Sebab, sebelumnya, dirinya mendengar kabar jika Armada II akan mengirimkan Kapal Rumah Sakit KRI dr Soeharso-990 ke Papua. Karena ada beberapa ruang di kapal yang tersisa, dirinya pun menitipkan bantuan logistik tersebut.

Simak Video : LKPJ Walikota Surabaya Dikoreksi Dewan

Usai memastikan ada ruang kosong di kapal yang bisa dimanfaatkan untuk diisi bantuan logistik, gubernur wanita pertama di Jatim ini juga berkoordinasi dengan sejumlah pihak, baik ormas, universitas, dan mahasiswa Papua yang sedang berkuliah di Jatim, untuk bergotong royong mengirimkan bantuan ke Papua.

“Jadi sebetulnya ini gotong royong yang sangat spontan, ada dari NU, LDII, ITS, dan Univ. Dr. Soetomo. Jika nanti memang dibutuhkan support yang lebih dari sekarang tentu kami siap,” katanya.

Kepada seluruh rakyat Jatim yang sedang berada di Papua, Gubernur Khofifah berpesan agar seluruhnya tetap menjaga ketenangan, dan rutin berkomunikasi dengan saudara-saudara yang berada di Jatim. Dirinya menegaskan, persaudaraan antara rakyat Jatim dan Papua telah berjalan cukup lama, dan saling menjaga satu sama lain.

“Seperti yang Bapak Gubernur Papua, Lukas Enembe sampaikan, bahwa masyarakat pendatang di Jayapura yang banyak adalah dari Jawa Timur. Sebab, logistik Papua, terutama Jayapura, sebagian besar disupport dari Jawa Timur. Jadi, mari kita saling menjaga,” pesannya.

Secara khusus, Khofifah mengpresiasi langkah TNI AL yang mengirimkan kapal rumah sakit lengkap dengan tenaga kesehatan, seperti dokter umum, dokter spesialis. Kapal tersebut juga dilengkapi dengan ruang layanan IGD hingga ruang operasi berikut peralatan dan obat-obatan.

Komandan KRI dr. Soeharso-990, Letkol Laut (P) Joko Setiyono menyampaikan, tujuan pemberangkatan bantuan ini adalah untuk memberikan support terhadap pelayanan kesehatan di Papua.

“Kita siap untuk satu bulan membantu peran kesehatan fungsi wilayah, kerusuhan kemarin memberikan berbagai dampak. Maka kita support dengan fungsi kesehatan wilayah,” katanya sembari mengimbuhkan, diperkirakan perjalanan ke Papua menempuh lima hari kedepan.

Hadir dalam kesempatan ini, Kaskoarmada II, Sekdaprov Jatim, Heru Tjahjono, beberapa kepala OPD di lingkup Pemprov Jatim, para pejabat di lingkup Armada II, Pimpinan Wlayah NU Jawa Timur, Pimpinan Wilayah LDII Jatim, serta wartawan dari berbagai media. (rr)