RADJAWARTA : Pemerintah Kabupaten Pasuruan menggelar Buka Puasa Bersama perdana, di Pendopo Nyawiji Ngesti Wenganing Gusti, Selasa (07/05/2019) sore.

Ini berita bagus : 7 bacakada Jatim dapat rekomendasi PDIP

Buka puasa tersebut dihadiri oleh Bupati Pasuruan, HM Irsyad Yusuf, Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Sudiono Fauzan, Dandim 0819 Pasuruan, Letkol Arh Burhan Fajari Arfian, Ketua MUI (Majelis Ulama Indonesia) Kabupaten Pasuruan, KH Nurul Huda, Rois Surya PCNU Kabupaten Pasuruan, KH Muzakki Birul Alim,  dan ratusan staf Pemkab Pasuruan.

Video pilihan untuk Anda : Pak Menteri Tanggapi Penanganan covid 19 Kota Surabaya

Bupati Irsyad menjelaskan, berbuka puasa bersama dengan karyawan adalah kesempatan untuk memberikan pengarahan tentang kedisplinan, etika bekerja yang baik dan benar, serta memanfaatkan Bulan Ramadhan dengan kegiatan-kegiatan berbau religi.

Video Pilihan Untuk Anda : Jatim dan Surabaya saling Tuding Terkait Data covid 19

“Bulan Ramadhan adalah bulan yang penuh dengan pahala dan keajaiban. Untuk itu, dalam acara Buka Puasa perdana ini, saya juga ingin mengajak kepada seluruh karyawan untuk dapat meramaikan Ramadhan dengan kegiatan berbau religi,” katanya.

Di Bulan Ramadhan ramadhan tahun ini, Pemerintah Kabupaten Pasuruan juga memberikan kebijakan jam kerja baru, yakni dengan melakukan pengurangan jam kerja.

“Puasa kalau kita niati dengan ibadah, maka jatuhnya juga akan mudah. Untuk itu saya mendorong semua karyawan untuk tidak menjadikan puasa ini sebagai halangan untuk tetap bekerja seprofesional mungkin,” imbuhnya.

Di tempat yang sama, KH Muzakki Birul Alim dalam tauziahnya mengapresiasi langkah Pemkab Pasuruan yang melaksanakan Buka Bersama di awal-awal Bulan Ramadhan.

“Kalau di awal itu berarti niat. Kalau di tengah, nanti malah ditanya kapan hari rayanya. Saya acungkan jempol untuk Pak Bupati yang luar biasa menyelenggarakan kegiatan buber seperti ini,” tandasnya.

Tak hanya itu, Kiyai Muzakki juga mengajak seluruh undangan untuk memanfaatkan bulan ramadhan dengan meningkatkan amal ibadah kepada Allah SWT.

“Kita perbanyak amal ibadah wajib dan sunnah. Amal jariyah beserta segala amalan sunnah yang lain ayok kita tingkatkan. Eman-eman karena ini bulan barokah,” tandasnya. (hms/emil/psrn)