RAJAWARTA ; Untuk merumuskan konsep penanganan penyebaran covid-19 di Kota Surabaya, AH Thoni, Wakil Ketua DPRD Yos Sudarso Kota Surabaya menggelar ‘Ngaji’ bareng Covid-19 di ruang sidang Paripurna.

Ini berita bagus : 7 bacakada Jatim dapat rekomendasi PDIP

Sayangnya gelaran ngaji bareng covid-19 ini nampaknya kurang dimintani oleh 50 anggota Dewan. Lihat saja, berdasarkan absen hadir ternyata hanya 15 anggota dewan yang berminat menghadiri Ngaji Bareng Covid-19, sementara yang tidak hadir belum diketahui alasannya.

Video pilihan untuk Anda : Pak Menteri Tanggapi Penanganan covid 19 Kota Surabaya

Padahal, berdasarkan penjelasan salah satu anggota dewan yang ditemui rajawarta sebelum acara dimulai mengatakan, ngaji bareng covid-19 penting untuk diikuti bagi anggota dewan karena ini terkait dengan tugas dari masing-masing anggota dewan ketika terjun ke masyarakat.

Video Pilihan Untuk Anda : Jatim dan Surabaya saling Tuding Terkait Data covid 19

“Acara seperti ini harusnya diikuti oleh seluruh anggota dewan. Karena acara ini mengajari kita tentang covid, mulai dari mengenal, cara penularan bahkan cara penanganannya,” ujar salah satu anggota dewan yang hadir dalam Acara Ngaji Bareng Covid-19.

Tapi sumber rajawarta tidak mempersoalkan jika beberapa anggota dewan tidak hadir dalam acara ngaji bareng covid-19. “Mungkin mereka (anggota dewan) yang tidak hadir ada kesibukan lain atau sudah paham tentang covid-19,” pungkasnya.