RAJAWARTA : Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Luki Hermawan menerima audiensi Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM). Para mahasiswa tersebut diterima Kapolda Jatim di Gedung Lantai II Polda Jatim (30/9/2019).

Ini berita bagus : 7 bacakada Jatim dapat rekomendasi PDIP

Rombongan mahasiswa dari IMM ini dipimpin langsung Dicky ketua IMM Jawa Timur dan Andreas, Abdul Ghoni Ketua PMII, dan, Aini Syukriah Ketua Nasyiatul Aisyiyah Jawa Timur.

Video pilihan untuk Anda : Pak Menteri Tanggapi Penanganan covid 19 Kota Surabaya

Dalam pertemuan itu Kapolda Jatim menyatakan, terima kasih kepada perwakilan audiensi dan atas kerja sama semua elemen  masyarakat termasuk oramas Muhamadiyah sehingga kegiatan unras di Jawa Timur berjalan dengan lancar dan aman.

Video Pilihan Untuk Anda : Jatim dan Surabaya saling Tuding Terkait Data covid 19

“Saya tidak melarang atau menghalangi kegiatan unjuk rasa yg merupakan proses demokrasi tetapi yang perlu diingat yaitu asalkan unras yang berlangsung di tengah tengah masyarakat tersebut berjalan dengan aman dan damai,” ucapnya.

Dalam kesempatan itu, Luki juga menyampaikan bela sungkawa atas meninggalnya dua mahasiswa di Kendari dalam giat unjuk rasa beberapa waktu lalu. “Saya ikut bela sungkawa sebagai wujud simpati bahkan saya sudah perintahkan setiap polres untuk melakukan sholat ghaib, doa bersama serta mengirim karangan bunga kepada kantor perwakilan Muhamadiyah yang berada di wilayah masing masing,” ujarnya.

Untuk mengungkap kasus peningggalnya dua mahasiswa itu ungkap Kapolda, Kapolri sudah membentuk tim investigasi guna melakukan melakukan penyelidikan kasus tersebut. “Dan saya kira Muhamadiyah juga melakukan hal yang sama,” tukasnya.

Sementara dari pihak peserta audiensi, Dicky menyampaikan terima kasih kepada Kapolda Jatim yang telah melakukan komonukasi dengan mahasiswa sehingga unras yang dilakukan para mahasiswa di Jatim berjalan dengan aman tanpa adanya korban.

Dia meminta Polri untuk melindungi unras yang dilakukan mahasiswa demi indonesia maju sembari menunggu hasil dari investigasi yang dilakukan oleh Polri atas insiden unras di Kendari yang menelan korban dua mahasiswa meninggal dunia.