RAJAWARTA : Segala cara dilakukan Walikota Surabaya untuk menghadapi perdagangan bebas yang akan menyerbu, termasuk Kota Surabaya. Untuk hal tersebut hari ini Tri Rismaharini atau Risma mengumpulkan jajaran Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kota Surabaya di Ruang Sidang Walikota

Dalam pertemuan itu, Risma meminta secara khusus kepada PD Pasar Surya untuk memperhatikan kebersihan dan bangunan-bangunan pasar yang ada di berbagai titik di Kota Surabaya.

Baca Juga : Hadapi Pasar Bebas, Risma Kumpulkan Jajaran BUMB

Ia juga meminta apabila menemukan bangunan pasar yang kurang layak, diminta untuk langsung dibenahi demi kenyamanan pedagang dan pembeli. “Apalagi, perputaran uang di pasar itu sangat besar,” ujarnya.

Presiden United Cities and Local Government Asia Pacific (UCLG Aspac) ini juga meminta kepada semua BUMD untuk tidak mempersiapkan diri dari sisi perdagangan barang saja. Lebih dari itu, ia meminta untuk mempersiapkan tenaga kerjanya supaya tersertifikasi, karena hal itu sangat penting ke depannya.

“Saya kembali mengingatkan untuk sertifikasi. Bapak-Ibu, itu sangat penting. Meskipun sudah ahli tenaga pekerjanya, tapi kalau belum punya sertifikasi, ya dengan mudah bisa digeser atau tidak diakui keberadaannya. Jangan sampai kita dinilai tidak layak karena tidak ada sertifikasinya,” lanjutnya.

Selanjutnya, seluruh jajaran BUMD diharuskan untuk melakukan evaluasi sistem kerjanya yang sudah dilakukan selama ini. “Saya harap ke depan semua komponen sudah kuat, sehingga tidak ada peluang bagi orang asing untuk mengendalikan kita,” tegasnya.

Berkali-kali pula dia menyampaikan bahwa tidak ada yang tidak mungkin jika berusaha dan kerja keras, termasuk dalam menghadapi pasar bebas 2020. “Kita pasti bisa menghadapi ini, tidak ada yang tidak mungkin bagi Tuhan asal kita mau. Jangan sampai hari ini sama dengan hari kemarin, itu sia-sia,” pungkasnya. (*)