RAJAWARTA : Setelah PDIP, dan Partai Nasdem kini giliran Partai Gerindra mulai memasang radar untuk menjaring bakal Calon Walikota Surabaya dan wakilnya, di Pilwali 2020.

Ini berita bagus : 7 bacakada Jatim dapat rekomendasi PDIP

Radar tidak hanya diarahkan ke kader Partai Gerindra, tapi juga diarahkan kepada tokoh masyarakat yang dinilai punya potensi untuk menggantikan Tri Rismaharini or Risma.

Video pilihan untuk Anda : Pak Menteri Tanggapi Penanganan covid 19 Kota Surabaya

Ditemui pewarta, AH Thony, Sekretaris DPC Partai Gerindra Kota Surabaya membenarkan kabar tersebut. Menurutnya, saat ini sedang prepare penjaringan Bakal Calon Walikota dan Wakilnya untuk diusung di kontestasi Pilwali 2020.

Video Pilihan Untuk Anda : Jatim dan Surabaya saling Tuding Terkait Data covid 19

“DPC Partai Gerindra Surabaya saat ini tengah mempersiapkan penjaringan bakal calon Walikota Surabaya. Bakal calon internal partai ada pak Sutadi ketua DPC Gerindra Surabaya, ada juga Bambang Haryo, serta bakal calon yang sudah kami lakukan komunikasi politik sejumlah tokoh di Surabaya termasuk dengan ketua PCNU Surabaya, Muhibbin Zuhri,” terangnya.

Thony mengaku, dalam komunikasi politik yang dibangun dengan ketua PCNU Surabaya, Muhibbin Zuhri menyatakan akan meminta pertimbangan dan saran dari berbagai pihak terkait kesiapannya untuk diusung dalam Pilkada Surabaya 2020 mendatang.

“Pak Muhibbin Zuhri dengan tegas menyampaikan kesiapannya, akan tetapi masih akan meminta saran dan pendapat dari berbagi pihak jika nanti jadi diusung sebagai calon Walikota Surabaya oleh Gerindra,” ucap Sekretaris DPC partai Gerindra Surabaya ini.

Namun kata Thony, pihaknya tetap akan membuka pendaftaran penjaringan Bacawali Surabaya pada bulan ini.

Meski begitu kata Thony, partainya juga tidak menutup kemungkinan akan mengusulkan kader terbaik partainya untuk maju pada Pilwali kota Surabaya.

Tentu sambung Thony, pihaknya akan terus menjalin komunikasi politik dengan berbagai partai politik lain, seperti PDIP juga sudah secara inten kami lakukan komunikasi politik. “Ya, tidak menutup kemungkinan akan berkoalisi dengan PDIP dalam Pilkada Surabaya nanti,” tegasnya. (JB01)