RAJAWARTA ; Anggota DPRD Kota Surabaya, Zuhrotul Mar’ah menggelar Masa Reses Persidangan Ketiga Tahun Anggaran 2022, di Jalan Gundih III, RT 07, RW 05 Kelurahan Gundih, Kecamatan Bubutan, Kota Surabaya. Kamis, (12/05/2022).

Beberapa aspirasi disampaikan oleh warga yang turut mengahadiri acara reses. Aspirasi yang menarik perhatian anggota DPRD Kota Surabaya dari fraksi PAN PPP disampaikan oleh Bu Nanik dari RT 07 terkait pemberdayaan ekonomi. Seperti memberikan bantuan modal untuk UMKM yang benar-benar tanpa bunga atau riba.

“Itu sesuatu yang patut diapresiasi, nanti kita usulkan dan mudah-mudahan bisa di realisasikan,” ucap Zuhrotul Mar’ah ditemui setelah reses.

Sebagai solusi lainnya, anggota Komisi B DPRD Kota Surabaya ini mengatakan, untuk mendongkrak ekonomi masyarakat Kota Surabaya bisa memanfaatkan program yang dimiliki oleh Pemerintah Kota Surabaya (Pemkos) seperti mendaftarkan toko kelontong ke E-Peken. Sebab, masih banyak toko kelontong yang masih belum mendaftarkan ke program tersebut.

“Seperti yang disampaikan oleh Wali Kota Surabaya terus berupaya mendongkrak ekonomi kerakyatan warganya. Utamanya, ekonomi kerakyatan bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR),” ujarnya ketika memberikan sambutan.

Ia juga menceritakan jika UMKM sudah terdaftar ke E-Peken banyak keuntungan yang didapat. Seperti pembeli tidak hanya sekitar toko saja bisa seluruh Kota Surabaya.

“Jadi kalau ini berjalan dengan baik maka ekonomi mereka akan ikut menaik sehingga tidak butuh lagi meminjam sana-sini,” ucapnya.

Ia juga meminta juga meminta pemerintah, melalui Dinas Koperasi Perekonomian dan Perdagangan, untuk selalu melakukan sosialisasi tidak hanya lewat media online saja. Oleh karenanya banyak dari UMKM yang masih belum mendaftarkan tokonya karena minim akan informasi.

“Jadi sosialisasinya itu harus turun langsung ke RT dan RW, ” imbuhnya.

Print Friendly, PDF & Email