RADJAWARTA : Sejak Khofifah Indar Parawansa (KIP) menjadi Gubernur Jawa Timur di bulan puasa ada tadarusan di Kantor Gubernur Jawa Timur di Jalan Pahlawan dan Grahadi di Jalan Gubernur Suryo Surabaya.

Ini berita bagus : 7 bacakada Jatim dapat rekomendasi PDIP

Berdasarkan pantauan media ini di Masjid Baitul Hamdi di lingkungan Kantor Gubernur Jatim di Jalan Pahlawan terlihat beberapa wanita bergantian membaca Alquran. “Ini Tadarrus pak,” cetus Titik Indayani, sekretaris PAC Sawahan Muslimat NU Surabaya (14/5).

Video pilihan untuk Anda : Pak Menteri Tanggapi Penanganan covid 19 Kota Surabaya

Lalu wanita berkacamata itu menjelaskan, bahwa tadarrus ini dimulai sejak awal bulan puasa. “Yang ngaji ini bukan ASN, tapi muslimat NU Surabaya,” ucapnya.

Video Pilihan Untuk Anda : Jatim dan Surabaya saling Tuding Terkait Data covid 19

Menurutnya, tadarrus ini tidak hanya di kantor Gubernur tapi di Gedung Grahadi juga menggelar tadarrus. “Jadi disini tiap hari harus selesai 30 juz. Begitu juga di Gedung Grahadi,” ujarnya.

Tadarusan ini lanjut Titik atas perintah pimpinan Muslimat NU Surabaya. “Tiap hari kita berbagi tugas antar sesama PAC. Setiap hari bergiliran. Hari ini giliran PAC Sawahan, besok PAC yang lain, begitu seterusnya,” tukasnya.

Sekedar untuk diketahui bahwa gelaran tadarrus ini belum pernah ada di masa Soekarwo menjadi Gubernur Jatim. “Dulu waktu Gubernur Pakde Karwo tidak ada. Baru setelah Bu Khofifah jadi Gubernur tadarusan ini ada,” jelas Sugeng salah satu staf Bagian Umum.

Warno jukir sepeda motor di masjid Baitul Mahdi membenarkan kalau tadarusan ini baru ada setelah Khofifah jadi Gubernur. “Mboten nate. Nggi Jaman Ibu Khofifah wonten tadarusan (tidak pernah, ya cuma jaman Bu Khofifah ada tadarusan,” jelas pria asal Jombang ini. (red/sad)