antara

RAJAWARTA : Untuk membuka akses masyarakat dengan pemerintah, Bupati Trenggalek, Moch Nur Arifin kembali membuka program yang sempat terhenti, yakni Sonjo Pendopo atau berkunjung ke Pendopo.

Video Pilihan Anda :

Berdasarkan informasi di Kabupaten Trenggalek, sebenarnya Sonjo Pendopo itu pernah dijalankan oleh Moch Nur Arifin saat menjabat Plt Bupati Trenggalek karena Bupati Emil Dardak kala itu cuti. Setelah cuti Sonjo Pendopo itu sempat berhenti dan kini diaktifkan kembali.

“Saya membuka kegiatan Sonjo Pendopo lagi, karena kalau datang pas hari-hari kerja takutnya mengganggu kerja-kerja rutin terus masyarakat yang tidak janjian atau tidak tahu nomor saya dan ingin datang konsultasi atau ingin audiensi tetapi tidak ketemu saya beri waktu hari Jum’at setelah shalat Jumat,” katanya.

Video Pilihan Anda :

Pertama kali diaktifkan, Bupati menerima warga yang ingin menemuinya dari kelompok difabel, perwakilan PGRI, BNN, dan beberapa kelompok masyarakat. Dalam menemui tamunya, Bupati selalu menggelar lesehan.

Sedangkan tujuan tamunya beragam, ada yang memberikan ide-ide pembangunan, salah satunya bagaimana caranya universal coverage untuk pekerja formal dan informal. “Ada juga yang menyampaikan uneg-unegnya,” cetusnya Arifin.

Salah satu tujuan dari Sonjo Pendopo menurut Arifin adalah mendekatkan askses masyarakat terhadap pemerintah. “Bagaimana pun pemilik Kabupaten ini adalah masyarakat. Kami perlu dengar langsung dari masyarakat. Waktu untuk Sonjo Pendopo hari Jumat,” pungkasnya. (sbr/ant)