RAJAWARTA : Kepedulian Bank Indonesia terhadap UMKM diwujudkan dalam peran aktifnya BI dalam mendorong dan melibatkan UMKM dalam eksport.

Ini berita bagus : 7 bacakada Jatim dapat rekomendasi PDIP

Untuk itu Perwakilan Bank Indonesia Jawa Timur mengajak UMKM khususnya di Jatim untuk mengatasi beberapa kendala yang dialami UMKM.

Video pilihan untuk Anda : Pak Menteri Tanggapi Penanganan covid 19 Kota Surabaya

Difi Ahmad Johansyah Kepala Perwakilan BI Jatim mengatakan, BI saat ini sedang gencar mengubah mindset UMKM bahwa menembus pasar global bukan sesuatu yang mustahil.

Video Pilihan Untuk Anda : Jatim dan Surabaya saling Tuding Terkait Data covid 19

Guna mewujudkan hal tersebut, BI Jawa Timur menjalankan beberapa program agar UMKM bisa menembus pasar global. “Sebanyak 11 UMKM mitra BI sudah bekerjasama dengan Singapura. Mitra BI yang sudah bekerjasama dengan importir Singapura, berasal dari Surabaya, Sidoarjo, Kediri, Bojonegoro, dan Malang,” jelasnya.

Muhammad Oskar selaku Ketua Forum Industri Kecil Menengah (IKM) Jawa Timur. Oskar menuturkan, sinergi BI Jatim dengan Forum IKM telah dilakukan sejak tahun 2018.

“Si Taraa atau Okantara, produk yang saya kembangkan, saat ini telah diterima baik di pasar Singapura,” kata Oskar.

Sinergi penguatan ekspor UMKM dengan menggandeng berbagai komunitas ini akan terus dilanjutkan, termasuk juga pendampingan pada UMKM agar mampu meningkatkan kapasitas dan kualitasnya untuk bersaing di pasar global.

“Kami ingin UMKM Jawa Timur bisa terus maju,” tandas Difi. (Ganefo)

Teks Foto : Kepala KPw BI Jatim, Difi Ahmad Johansyah.