RAJAWARTA : Orasinya dalam acara Rakercabsus DPC Gerindra Kota Surabaya memang tidak terlalu lama, tapi program kerja yang disampaikan dalam forum berebut tiket Pilwali Surabaya di Partai Gerindra, mampu memberi harapan baru bagi warga Surabaya pasca ditinggal Risma.

Ini berita bagus : 7 bacakada Jatim dapat rekomendasi PDIP

Sebelum memaparkan visi dan misinya sebagai bakal calon (balon) Walikota Surabaya, mantan Jubir Sandiaga Uno itu lebih dulu mengenalkan dirinya kepada audien. Beberapa prestasi dari level nasional hingga Internasional juga diungkapnya.

Video pilihan untuk Anda : Pak Menteri Tanggapi Penanganan covid 19 Kota Surabaya

Memasuki penyampaian program kerjanya Gamal menawarkan program kerja kepada warga Surabaya jika kelak mendapat rekom dan menjadi Walikota Surabaya. Menurutnya, di Surabaya ada beberapa persoalan yang harus mendapat perhatian khusus.

Video Pilihan Untuk Anda : Jatim dan Surabaya saling Tuding Terkait Data covid 19

Pertama, masalah lapangan kerja bagi milenial. Untuk hal tersebut, Gamal berjanji akan membantu kaum milenial yang ingin terjun ke dunia usaha. Caranya dengan menggelontorkan modal kerja tanpa syarat. “Untuk pemuda di Surabaya akan kami berikan bea siswa selama setahun untuk pengembangan usaha,” ucapnya (11/01/20).

Berikutnya masalah harga Sembako yang hingga saat ini masih tergolong cukup tinggi. Oleh karenanya masalah harga sembako akan mendapat perhatian khusus Gamal.

Program selanjutnya adalah masalah kesehatan. Untuk masalah kesehatan Gamal sudah mendesign program untuk semua warga Surabaya agar bisa lepas dari kemiskinan. Program ini nantinya menjamin pembayaran layanan kesehatan seperti BPJS dibantu pemerintah.

Galam peraih penghargaan dari 15 Negara ini membeberkan program berikutnya, yakni pinjaman tanpa bunga tanpa agunan. Program ini menyasar warga tidak mampu.

” Jadi intinya, BPJS mandiri kelas 3 kami bayari, kami siapkan pinjaman tanpa bunga tanpa agunan, kami fokus membuka lapangan kerja sebagai masalah utama, Surabaya digital city, rakyat market, rumah belajar,” pungkasnya.

Agar tidak gagal paham maka ada baiknya, pembaca menyimak video di bawah ini :