RAJAWARTA : Kantor Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jatim didatangi ratusan calon Kades dari 14 Kecamatan di Kabupaten Sampang untuk menjalani tes urine jelang pilkades serentak. Tes urine itu menjadi salah satu syarat mengikuti Pilkades yang sudah diatur dalam perda Kabupaten Sampang.

Ini berita bagus : 7 bacakada Jatim dapat rekomendasi PDIP

Nurul Hadi Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesra Pemkab Sampang di kantor BNNP Jatim Kamis 03/10/2019 mengatakan pilkades serentak Kabupaten Sampang digelar tanggal 21 November 2019.

Video pilihan untuk Anda : Pak Menteri Tanggapi Penanganan covid 19 Kota Surabaya

“Hasil tes urine ini akan kita serahkan ke panitia teknis didesa, termasuk kalau ada bacakades yang positif” tegasnya.

Video Pilihan Untuk Anda : Jatim dan Surabaya saling Tuding Terkait Data covid 19

Menurut Nurul Hadi tes urine bacakades itu sudah dilakukan sejak pilkades serentak tahun 2015, 2017 dan 2019. “Alhamdulilah sampai sekarang belum ada bacakades yang positif narkoba” jelasnya.

Sementara itu Kepala BNNP Jatim Budi Priambada mengatakan kalau Sampang saat ini menjadi sorotan propinsi Jatim dan Nasional karena terkenal dengan kampung narkoba. “Tes urine ini membuktikan kalau Sampang membuka diri dan ikut berperan memberantas narkoba” jelasnya.

Bambang menambahkan ada 6 parameter hasil tes nantinya. “Kalau mengkonsumsi sabu-sabu atau ganja akan kelihatan” jelasnya.

Menurut Bambang tes urin terhadap bacakades Sampang sudah sering kali dilakukan. Rencananya kegiatan serupa juga dilakukan didaerah lain. “Kami menunggu daerah lain melakukan hal serupa seperti Pemkab Sampang” tegasnya.

Selain menjalani tes urine 132 bacakades itu juga mengikuti kegiatan sosialisasi pencegahan penyalahgunaan narkoba. “Saya menyambut baik kegiatan ini. Sudah seharusnya kalau menjadi pejabat nantinya bersih dari narkoba” kata Ny Sulaiman bacakades Punten Timur. (lam)