RAJAWARTA : Fit wnd proper test untuk Calon Kepala daerah se Jawa Timur hari ini digelar di kantor DPD PDIP Jatim. Sekitar pukul 8.30 para calon kepala daerah (Bupati/walikota) nampak berdatangan.

Yang menarik, dalam acara tersebut, Bakal Calon Walikota Surabaya yang mendaftar ke DPC PDIP Kota Surabaya, Whisnu Sakti Buana juga nampak hadir. Awalnya kehadiran WS di acara Fit and proper test tersebut memunculkan berbagai spekulasi. Itu karena, sesuai dengan undangan nama WS tidak masuk dalam list fit and proper test 15 bakal calon walikota dan wakilnya kota Surabaya.

Menurut informasi yang diterima media ini WS mengikuti fit and proper test di DPP PDIP, karena WS saat ini menjadi pengurus DPD PDIP Jatim, sebagai Wakil Ketua Bidang Organissi.

Namun spekulasi tersebut terjawab setelah rajawarta mendapatkan informasi bahwa kehadiran WS di acara fit and proper test sebagai tim penyeleksi bakal calon kepala daerah di Jatim.

Berdasarkan pengamatan rajawarta di kantor DPD PDIP Jatim di Jalan Kendangsari 57 Surabaya, terlihat semua bakal calon kepala daerah tampak hadir semua. Bahkan sebelum acara dimulai para bakal calon kepala daerah sudah hadir semua.

Sekitar pukul 9.30 acara dibuka dengan ujian tertulis kepada semua bakal calon. Ujian tertulis tersebut tegolong cepat sebab sekitar pukul 10.05 beberapa peserta fit and proper test nampak keluar dari ruang fit and proper test.

Chrisman Hadi, salah satu pendaftar sebagai bakal calon walikota Surabaya saat keluar dari ruang fit and proper test menjelaskan, bahwa dirinya keluar lebih dulu dari ruang fit and proper test karena sudah selesai mengisi pertanyaan yang diajukan panitia.

“Saya selesai memberikan jawaban yang disediakan panitia, dan sekarang tinggal menunggu acara berikutnya, acara interview,” ujar Crisman kepada media ini (18/9/2019).

Sementara bakal calon wakil walikota Surabaya, Warsito ketika dimintai keterangan rajawarta juga mengatakan hal senada dengan Crisman. Menurut pria yang akrab disapa Cak War ini, untuk sesi pertama dirinya diminta untuk mengisi pertanyaan yang disiapkan panitia.

“Kita hanya mengisi surat pernyataan dari panitia. Prinsipnya kita hanya mengisi surat pernyataan. Bukan pertanyaan. Selanjutnya, kita akan masuk ke acara interview,” pungkasnya.

Foto : Warsito bakal calon wakil walikota Surabaya