RADJAWARTA : Beberapa warga di Kota Surabaya mengeluh karena hingga saat ini rumahnya belum teraliri jaringan air bersih dari PDAM Surabaya. Padahal, kabarnya PDAM Surya Sembada milik Pemkot Surabaya sudah memiliki program pemasangan sambungan secara gratis.

Ini berita bagus : 7 bacakada Jatim dapat rekomendasi PDIP

Mat Kirom, Ketua RT 9/RW12 Kelurahan Ujung, Kecamatan Semampir mengaku masih ada 14 rumah warga yang hingga saat ini belum bisa menikmati air bersih dari PDAM Surya Sembada (2/4).

Video pilihan untuk Anda : Pak Menteri Tanggapi Penanganan covid 19 Kota Surabaya

“Katanya, PDAM belum memiliki jaringan pipa arteri yang masuk ke perkampungan. Saya berhadap kepada Pemkot Surabaya agar segera memasang jaringan pipa arteri,” pinta Mat Kirom.

Video Pilihan Untuk Anda : Jatim dan Surabaya saling Tuding Terkait Data covid 19

Untuk memenuhi kebutuhan air bersih tutur Mat Kirom, warga memanfaatkan air sumur bor yang rasanya agak asin. Dan, akibat dari air sumur bor tersebut banyak warga yang kena penyakit gatal-gatal.

Menanggapi keluhan warga tersebut, anggota Komisi C DPRD Surabaya Syaiful Aidy, menemui beberapa warga yang rumahnya belum teraliri air PDAM. Dia menyampaikan bahwa Pemkot Surabaya sekarang ada program 100 persen pemasangan jaringan air ke seluruh warga Surabaya.

“Makanya saya bantu fasilitasi warga dengan PDAM agar rumah warga yang belum mendapatkan air bersih segera mendapatkannya,” ujarnya.

Menurutnya, PDAM tidak boleh menunggu bola, tapi harus menjemput bola agar semua warga Surabaya bisa menikmati air bersih. “Sekarang ini kan baru 98%. Tentunya PDAM harus jemput bola dengan menelusuri perkampungan warga yang belum teraliri air,” ujarnya.

Sementara Supervisor Pemasangan Sambungan Air Wilayah Surabaya Timur PDAM Surya Sembada, Syaiful mengatakan, sebenarnya pihaknya sudah mensosialisasi program PDAM kepada warga.

“Kalau ada warga, contohnya di Kelurahan Ujung yang belum terpasang air PDAM, itu karena status tanah yang dipakai warga milik PT Kereta Api. Ini yang tidak bisa kita bantu,” tukasnya.