RADJAWARTA : Di Bulan Suci Ramadhan tahun ini ada yang istimewa di Kota Mojokerto, Jawa Timur. Pasalnya, Walikota Mojokerto Ika Puspitasari menobatkan Miss Hijab Mojokerto 2019.

Ini berita bagus : 7 bacakada Jatim dapat rekomendasi PDIP

Penobatan Miss Hijab 2019 ini dilaksanakan di Surabaya tepatnya di Grand Atrium Sunrise Mall (12/5) malam.

Video pilihan untuk Anda : Pak Menteri Tanggapi Penanganan covid 19 Kota Surabaya

Dalam sambutannya, Walikota yang lekat dipanggil Ning Ita ini berterimakasih kepada penyelenggara pemilihan Miss Hijab Mojokerto 2019.

Video Pilihan Untuk Anda : Jatim dan Surabaya saling Tuding Terkait Data covid 19

Menurut Ning Ita, kegiatan semacam ini sangat bermanfaat bagi generasi muda untuk menjadi sarana ekspresi seni sekaligus membentuk karakter dan memotivasi generasi muda untuk berkreasi. “Sekaligus menjadikan generasi muda yang lebih kreatif, inovatif, profesional dan berakhlakul karimah,” katanya.

Ning Ita menuturkan, generasi muda saat ini dituntut untuk berkreasi guna menghadapi globalisasi. Oleh karena itu Ning Ita berharap, peserta Miss Hijab Mojokerto mampu menjadi pelopor dari berbagai pengaruh.

“Untuk itu, kami berharap kepada para peserta pemilihan Miss Hijab untuk menjadi pelopor membentengi generasi muda Mojokerto dari berbagai pengaruh tersebut. Agar generasi muda kita dapat lebih meningkatkan akhlak, kualitas diri dan menjauhi hal-hal negatif,” tutur Ning Ita.

Kepada pemenang Miss Hijab Ning ita menitip Asa agar Miss Hijab terus memperluas wawasan, ilmu pengetahuan dan ilmu agama.

“Menyandang gelar Miss Hijab tidak hanya sekedar sebuah kebanggaan, namun harus menjadi sebuah tantangan untuk meningkatkan keimanan, mengasah kemampuan baik itu bidang akademik di sekolah maupun bidang-bidang umum lainnya,” ujarnya. (sbr/ant).