RADJAWARTA : Wakil Bupati Padang Lawas Utara (Paluta) HH terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) Satgas money politic Polres Tapsel sekaligus menetapkannya sebagai tersangka.

Ini berita bagus : 7 bacakada Jatim dapat rekomendasi PDIP

HH diduga melakukan politik uang untuk memenangkan caleg DPRD Paluta dari Partai Gerindra bernama Masdoripa Siregar.

Video pilihan untuk Anda : Pak Menteri Tanggapi Penanganan covid 19 Kota Surabaya

“Di Tapsel (Tapanuli Selatan) sudah ditetapkan tersangka, iya (wakil bupati),” kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Dr. Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (16/4/2019).

Video Pilihan Untuk Anda : Jatim dan Surabaya saling Tuding Terkait Data covid 19

OTT yang dilakukan Satgas money politic Polres Tapsel tersebut dibenarkan Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo. Dia menjelaskan, setelah dilakukan memeriksaan secara intensif akhirnya HH jadi tersangka pada senin (15/04/19), setelah sebelumnya diamankan pada Minggu (14/4/19).

“Sudah proses sidik (penyidikan) oleh Polres Tapsel. Itu kan kejadian dan ditangkapnya Minggu, kemudian Seninnya ditetapkan sebagai tersangka. Jadi setelah 24 jam diasesmen oleh Bawaslu, langsung serahkan ke Gakkumdu, terus proses sidik ditetapkan sebagai tersangka,” terang mantan Wakapolda Kalteng tersebut.

Sebelumnya Satgas money politic Polres Tapsel melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap HH. Selain HH, polisi menangkap 13 orang lain karena diduga melakukan politik uang pada masa tenang Pemilu 2019.

“Dari penangkapan itu, ditemukan barang bukti sejumlah uang pecahan Rp 1.050.000, Rp 200.000, dan Rp 300.000,” jelas Kabid Humas Polda Sumut AKBP Tatan Dirsan usai melaksanakan patroli gabungan TNI-Polri di Lapangan Merdeka, Medan, Senin (15/4). (hms/ng/sw/hy)