antara

RAJAWARTA : Pasangan Suami-Istri (Pasutri) warga asal Mojokerto Jawa Timur yang kos di Jalan Kupang Gunung Timur IV/30 Surabaya ditemukan tewas di kamar kosnya. Pasutri itu diketahui bernama Sumardi (56) dan Romiyah (55).

Ini berita bagus : 7 bacakada Jatim dapat rekomendasi PDIP

Berdasarkan keterangan polisi yang melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di lokasi tewasnya Pasutri, sementera disimpulkan bahwa Sumardi menghabisi istrinya lebih dulu dan kemudian Sumardi gantung diri. Adapun penyebabnya diduga karena terselut api cemburu karena sang istri diduga berselingkuh.

Video pilihan untuk Anda : Pak Menteri Tanggapi Penanganan covid 19 Kota Surabaya

Wakapolsek Sawahan, AKP Eko Sudarmanto kepada pewarta mengungkapkan bahwa dugaan tewasnya Pasutri ini akibat terbakar api cemburu sang suami karena diduga sang istri berselingkuh. Hal ini tuturnya diperkuat ditemukannya secarik kertas yang diduga tulisan Sumardi.

Video Pilihan Untuk Anda : Jatim dan Surabaya saling Tuding Terkait Data covid 19

“Kami menemukan catatan pada secarik kertas yang terselip dalam sebuah buku yang diduga ditulis oleh korban Sumardi. Isinya semacam kekecewaan karena istrinya diduga selingkuh dan menyatakan lebih baik pasangan suami-istri ini sama-sama mati,” jelas Eko, hari ini.

Dijelaskannya, pasutri ini ditemukan meninggal dunia dengan cara tidak layak sekitar pukul 06.00 WIB pagi di Kamar Kosnya. Jasad Sumardi tergantung di depan pintu kamar kos dan istrinya tergeletak di lantai dengan tubuh berlumuran darah dengan mulut disumpal kain.

“Terdapat luka memar di pelipis kiri dan kanan Romiyah. Tak jauh dari jasadnya, kami temukan bongkahan batu dengan bekas darah,” jelas Eko. Untuk mendalami kasus ini tambah Eko, pihaknya sudah meminta keterangan dari sejumlah saksi dan dari hasil keterangan beberapa saksi pasangan suami istri ini ternyata sering bertengkar karena terbakar api cemburu. (sbr/ant)