RAJAWARTA: 7 Desember 2025, kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan di Panti Asuhan Pondok Harapan Kasih. Kegiatan ini dibawakan oleh empat mahasiswa FIKOM Universitas Ciputra, yaitu Junior Lionel S, Jesslyn Gabriela O., Celine Victoria, dan Giselle Cecilia.
Kegiatan ini bertujuan menanamkan nilai etika sejak dini melalui pendekatan yang dekat dengan dunia anak anak. Kami menggunakan metode belajar sambil bermain agar anak anak mudah memahami materi dan terlibat aktif.
Sebelum games dimulai, kami mengajak anak anak menyanyikan sebuah pujian bersama. Kegiatan dilanjutkan dengan doa sebagai bentuk persiapan sebelum masuk ke rangkaian aktivitas.

Setelah itu, kami mengadakan games interaktif. Setiap anak diberikan dua stik. Satu stik bergambar tanda silang dan satu stik berwarna biru. Permainan ini mengajak anak anak menilai sebuah perilaku. Kami menyebutkan contoh sikap dalam kehidupan sehari hari. Anak anak mengangkat stik biru jika perilaku tersebut baik dan beretika. Anak anak mengangkat stik silang jika perilaku tersebut tidak baik. Dari permainan ini, anak anak belajar mengenali etika melalui contoh yang dekat dengan kehidupan mereka.
Materi utama yang disampaikan berjudul Christlike Identity. Materi ini membahas tentang kasih Tuhan dan bagaimana setiap orang menerima kasih tersebut. Kami menjelaskan bahwa kasih perlu diwujudkan melalui sikap, perkataan, dan tindakan yang benar kepada sesama.
Setelah sesi materi, kegiatan dilanjutkan dengan aktivitas Time Capsule. Setiap anak mendapatkan selembar kertas dan sebuah surat. Mereka menuliskan sifat baik yang ingin disimpan, sifat buruk yang ingin dibuang, serta ingin dikenal sebagai pribadi seperti apa di masa depan. Anak anak juga menuliskan bagaimana mereka ingin hidup sesuai dengan Firman Tuhan.
Kertas yang sudah ditulis kemudian dihias sesuai kreativitas masing masing. Surat lalu dimasukkan ke dalam sebuah kotak yang diberi nama Surat Masa Depan. Kotak ini akan dibuka kembali setelah satu tahun sebagai bentuk refleksi dan pengingat komitmen pribadi.
Seluruh rangkaian kegiatan ditutup dengan doa bersama. Kegiatan berlangsung dengan lancar. Anak anak aktif berpartisipasi dalam setiap sesi. Melalui kegiatan ini, penanaman nilai etika dilakukan secara sederhana dan bermakna melalui kebersamaan dan kasih.













