METRO  

Serap Aspirasi, Adies Kadir Blusukan ke Kampung Pinggiran

RADJAWARTA : Perjuangan Adies Kadir untuk terus mendengar suara rakyat tidak henti-hentinya dilakukan, politisi yang duduk sebagai anggota komisi III DPR RI ini tidak ragu untuk turun langsung di kampung-kampung pinggiran hingga masuk di gang sempit, sebagai upaya bertemu, mendengar dan memperjuangkan hak warga surabaya-Sidoarjo, seperti yang dilakukan Adies Kadir di kampung Dupak Magersari, Surabaya.

Adies Kadir anggota DPR RI dari fraksi Golkar ini terus bergerak menyusuri setiap gang kecil kampung-kampung di Surabaya, bahkan masuk ke rumah warga pun tidak ragu dilakukan, untuk merasakan dan mendengar apa yang menjadi harapan warga kampung pinggiran di surabaya, yang seringkali kurang mendapatkan perhatian dari pemerintah.

Kehadiran Caleg DPR RI dari Partai Golkar Dapil Jatim 1 yakni Surabaya-Sidoarjo nomor urut 1 ini Selalu mendapatkan sambutan hangat para warga, bahkan mereka sangat antusias, tidak sedikit yang meminta untuk selfie hingga menunjukan sikap kedekatannya dengan memeluk dan bersalaman dengan Adies Kadir.

Politisi yang mengawali kariernya dari bawah ini mengatakan, dengan turun langsung, terutama di kampung pinggiran surabaya ini, dirinya bisa melihat kondisi masyarakat, ternyata di tengah kota surabaya yang berkembang pesat, masih ada kondisi warga pinggiran rel kereta api yang perlu sentuhan dan perhatian dari pemerintah kota maupun pemerintah pusat.

“warga di pinggir rel ini menjalani hidupnya tidak tenang, dikarenakan tempat tinggal mereka terancam digusur untuk pembangunan double Track dan pemkot harus benar-benar memikirkan langkah penyelesaian yang tepat,” pungkas Caleg Partai Golkar ini.

Politisi yang juga ketua Mahkamah Partai Golkar ini, mengatakan, walaupun pemkot sudah menyiapkan rusun untuk masyarakat yang terkena gusuran, tapi tetap harus dicarikan solusi terbaik, agar mereka lebih di manusiawikan.

“apalagi warga ini sudah puluhan tahun tinggal di wilayah ini, sehingga harus dipikirkan betul solusi terbaik, mulai ganti rugi, tempat tinggal penganti yang harus layak, paling tidak harus dikumpulkan dalam satu lokasi hunian agar tidak terpisah-pisah karena hubungan warga disini sudah sangat guyup,” ujar politisi yang pernah maju sebagai wakil walikota Surabaya ini.

Adies Kadir menuturkan, dirinya sebagai wakil warga surabaya-Sidoarjo di DPR RI akan berkoordinasi dengan dewan provinsi dan dewan kota untuk mengupayakan agar masyarakat di dupak ini bisa menempati tempat tinggalnya dengan tenang sampai ke anak cucu dengan mendapatkan hak atas tanahnya.

“Saya akan memperjuangkan harapan warga, seandainya pemerintah ngotot memindahkan, saya pun akan meminta solusi terbaik untuk warga, agar warga tidak dirugikan,” tutur Politisi yang dikenal kritis dan tegas dalam memperjuangkan hak rakyat ini. (*hms/az)