Raja Siahaan Jadi Kandidat Tunggal Ketua Asprov PSSI Jatim, KP Mulai Verifikasi Dukungan

SURABAYA — Ketua Asprov PSSI Jawa Timur, Ahmad Riyadh, memastikan bahwa hingga batas waktu pendaftaran sementara, Raja Siahaan menjadi satu-satunya kandidat yang menyatakan kesiapan maju sebagai calon Ketua Asprov PSSI Jatim pada Kongres Pemilihan yang dijadwalkan 12 Januari 2026.

“Alhamdulillah, sampai hari ini hanya Raja Siahaan yang masih eksis dan menyatakan kesiapan untuk maju. Saya melihat semangat dan kesiapan ada pada dirinya untuk memimpin sepak bola Jawa Timur ke depan,” ujar Ahmad Riyadh, Minggu (7/12/2025).

Ahmad Riyadh menjelaskan, apabila sampai batas akhir pendaftaran tidak ada calon lain yang mendaftar, maka proses pemilihan berpotensi berlangsung dengan satu kandidat melalui mekanisme musyawarah dan masa transisi kepemimpinan.

“Kalau sampai batas waktu pendaftaran tidak ada tambahan calon, insyaAllah kita akan kondisikan melalui masa transisi. Nantinya akan ada tim pendamping agar proses peralihan kepemimpinan kepada Raja Siahaan berjalan dengan baik dan berkesinambungan,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa batas akhir pendaftaran ditutup hari ini, Minggu (7/12/2025) pukul 24.00 WIB, sesuai prosedur Komite Pemilihan.

Ahmad Riyadh mengaku mendapat informasi adanya pihak yang mengusulkan nama lain termasuk dirinya. Namun hingga kini tidak ada pendaftaran resmi yang masuk selain dari pihak Raja Siahaan.

“Saya menghargai semua dukungan dan aspirasi yang ada. Namun sampai saat ini, saya belum menerima pendaftaran resmi dari calon lain. Prinsip saya tetap mengutamakan musyawarah,” ujarnya.

Ketua Komite Pemilihan (KP) Asprov PSSI Jatim, Makin Rahmat, menegaskan bahwa tim KP hari ini melakukan verifikasi seluruh dokumen pendaftaran dan surat dukungan yang telah masuk.

“Hari ini Tim KP Asprov PSSI Jatim akan melakukan verifikasi terhadap surat pendaftaran dan surat dukungan yang masuk. Secara fisik, yang daftar sebagai bakal calon Ketua Asprov PSSI Jatim baru Raja Siahaan,” jelas Makin Rahmat.

Ia menambahkan, KP juga memastikan kembali apakah terdapat dukungan voter atau potensi bakal calon lain yang diterima oleh Sekretariat Asprov.

“Untuk memastikan ada bakal calon lain, termasuk dukungan voter yang sudah diterima Sekretariat Asprov PSSI Jatim, semuanya akan diverifikasi lagi,” ujarnya.

Setelah dua periode memimpin Asprov, Ahmad Riyadh menekankan pentingnya regenerasi demi keberlanjutan program pembinaan sepak bola Jawa Timur.

“Jika nantinya terjadi aklamasi dan Raja Siahaan terpilih, harapan saya seluruh program yang sudah berjalan bisa dilanjutkan dengan baik. Harus ada tim transisi di bidang kompetisi, keuangan, dan perwasitan agar semuanya berjalan secara smooth,” ungkapnya.

Ia berharap Kongres Pemilihan Asprov PSSI Jawa Timur nanti berjalan lancar, aman, dan menghasilkan kepemimpinan yang membawa sepak bola Jawa Timur semakin maju.

“Kita semua berharap ke depan Asprov PSSI Jawa Timur semakin baik,” tutupnya.