PSI Surabaya Perkuat Struktur, Utamakan Kerja Nyata untuk Raih Kepercayaan Publik

SURABAYA – Ketua DPD Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kota Surabaya, Grace Evi Ekawati atau yang akrab disapa Mama Evi, menegaskan komitmennya untuk menjalankan amanah kepemimpinan dengan penuh tanggung jawab serta mengedepankan kerja nyata di tengah masyarakat.

Dalam kepemimpinannya, Mama Evi mengusung strategi penguatan struktur partai hingga ke tingkat paling bawah, sekaligus mendorong kader PSI untuk aktif bergerak dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Meski belum memperoleh dana bantuan politik (banpol), hal itu tidak menjadi hambatan. Ia bahkan secara pribadi menyediakan fasilitas seperti ambulans serta menjadikan aset miliknya sebagai basecamp kegiatan partai.

“Kita tidak menunggu dana untuk bergerak. Yang bergerak itu hati. Selama kita punya niat membantu masyarakat, kita pasti bisa,” tegasnya.

PSI Surabaya juga aktif membantu berbagai kebutuhan warga, mulai dari pengurusan BPJS, penyediaan kursi roda, hingga bantuan sosial lainnya.

Ia menegaskan, seluruh aspirasi masyarakat yang masuk menjadi tanggung jawabnya sebagai ketua.

Terkait target politik ke depan, Mama Evi menyampaikan bahwa perolehan kursi bukanlah tujuan utama, melainkan hasil dari kepercayaan masyarakat terhadap kerja nyata.

“Tujuan utama bukan kursi, tapi kontribusi. Kursi itu adalah kepercayaan dari masyarakat. Kalau kita bekerja dengan baik, hasilnya pasti akan mengikuti,” jelasnya.

Ia juga menegaskan PSI ingin menghapus stigma sebagai partai eksklusif dengan membuka diri bagi seluruh lapisan masyarakat.

“Kami ingin menjadi jembatan antara masyarakat dan pemerintah, serta memastikan setiap permasalahan bisa dicarikan solusi,” pungkasnya.

Sementara itu, Sekretaris DPD PSI Kota Surabaya Yuga Pratisabda menyampaikan optimismenya terhadap masa depan partai di pemilu mendatang. Ia menilai arah kepemimpinan saat ini membawa semangat baru untuk mengubah pandangan masyarakat terhadap PSI.

“Kami ingin menghapus kesan bahwa PSI adalah partai eksklusif atau hanya untuk anak muda. Ke depan, PSI harus benar-benar hadir dan bekerja untuk seluruh masyarakat Kota Surabaya,” ujarnya.

Ia menambahkan, fokus utama saat ini adalah penguatan struktur organisasi hingga tingkat bawah, sebagaimana amanat Rapat Kerja Nasional (Rakernas) partai.

Arahan tersebut, lanjutnya, juga sejalan dengan yang disampaikan Ketua Umum PSI, Kaesang Pangarep, mengenai pentingnya struktur sebagai fondasi utama pergerakan partai.

“Saat ini kami fokus menata struktur di 153 kelurahan dan 31 DPC, dan alhamdulillah sudah selesai. Ke depan, kami akan memperkuat hingga tingkat ranting, bahkan jika memungkinkan sampai tingkat RW,” jelasnya.

Menurutnya, penguatan struktur menjadi kunci utama dalam membangun gerakan politik yang solid dan berdampak nyata di tengah masyarakat.

“Penguatan struktur adalah fokus utama dan amanat Rakernas yang harus kami jalankan dengan baik,” pungkasnya.