RAJAWARTA : Wakil DPRD Yos Sudarso, Surabaya, Reni Astutik mengapresiasi rencana DispendukCapil Kota Surabaya memutakhirkan Data Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

Ini berita bagus : 7 bacakada Jatim dapat rekomendasi PDIP

Selain mengapresiasi, politisi PKS itu meminta agar Pemkot Surabaya segera melaksanakan pemutakhiran MBR. Dan SKnya ditandatangani secara berkala, yakni 3 bulanan.

Video pilihan untuk Anda : Pak Menteri Tanggapi Penanganan covid 19 Kota Surabaya

“Namun ini tidak menghalangi warga tidak mampu yang kesingsal masuk data MBR mendapat intervensi bantuan dari pemkot dibidang pendidikan, kesehatan dan sosial selama ybs memenuhi kriteria MBR,” ucapnya kepada media ini. Rabu (16/10/2019)

Video Pilihan Untuk Anda : Jatim dan Surabaya saling Tuding Terkait Data covid 19

Harapannya, semua data pemutakhiran bisa teecover semua. Jika ini terus berjalan maka Data MBR makin akurat dan Program Pemkot makin tepat sasaran.

Alumnus ITS Surabaya ini hanya khawatir jika pasca penanda tanganan pemutakhiran data, ternyata masih ada warga tidak mampu yang perlu intervensi pemkot namun tidak masuk MBR.

“Setelah diverifikasi pemkot ternyata memang memenuhi kriteria masuk MBR. Nah apa lantas SK bisa dirubah dalam tempo 1 pekan? Di Perwali tentang MBR memang ada data pasif dan data aktif. Nah data aktif ini yang sifatnya dinamis,” pungkasnya. (q cox)