RADJAWARTA : Setelah melalui proses perdebatan akhirnya Reses anggota DPRD Surabaya, dibatalkan. Padahal, sebelumnya telah disepakati bahwa reses akan dilakukan akan dilaksanakan 8-12April 2019.

Ini berita bagus : 7 bacakada Jatim dapat rekomendasi PDIP

Informasi yang diterima para pencari stateman di Gedung DPRD Surabaya menyebutkan penganuliran agenda reses tersebut dianggap menyalahi prosedur.

Video pilihan untuk Anda : Pak Menteri Tanggapi Penanganan covid 19 Kota Surabaya

Menurut Adi Sutarwijono anggota fraksi PDIP, dari hasil voting yang digelar di Paripurna, reses anggota Dewan dibatalkan.

Video Pilihan Untuk Anda : Jatim dan Surabaya saling Tuding Terkait Data covid 19

“Kemarin (4/4) dalam rapqt paripurna sudah dilakukan. Mayoritas setuju reses dilakukan setelah pemilu 17 April 2019,” ujar pria yang akrab disapa Awi (5/4).

Sementara Reni Astuti anggota F-PKS menyayangkan reses yang sudah ditetapkan rapat paripurna kemudian dibatalkan. “Apa karena rapat paripurna sebelumnya kalah, kemudian hasil paripurna dianulir. Jangan bikin dagelan politik,” cetus Reni.

Anggota Komisi A DPRD Surabaya ini mengutarakan, seharusnya kalau sudah disetujui harus dilaksanakan dengan benar. “Kenapa harus takut, kan ada bawaslu jika reses disalahkangunakan untuk kepentingan kampanye,” kata Reni. (sbr/hk/an)