SURABAYA – Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Surabaya, Ghofar Ismail, membeberkan sejumlah langkah taktis dan strategis partai dalam menghadapi kontestasi pemilihan lima tahunan mendatang. Fokus utama kepengurusan saat ini bertumpu pada efisiensi struktur internal serta penguatan basis relawan di tingkat akar rumput.
Cak Gofar panggilannya, menegaskan bahwa langkah awal yang dilakukan pasca dirinya memimpin adalah menyelesaikan koordinasi internal untuk merampungkan kepengurusan Harian DPD PAN Kota Surabaya.
Efisiensi Struktur: Pangkas Jumlah Pengurus Kecamatan dan Kelurahan
Guna bergerak lebih lincah dan efisien, DPD PAN Surabaya menerapkan kebijakan perampingan struktur kepengurusan di tingkat bawah:
Tingkat Kecamatan (DPC):
Menurutnya, Kepengurusan hanya akan melibatkan 3 orang saja di setiap wilayah, yang terdiri dari Ketua, Sekretaris, dan Bendahara (KSB).
Tingkat Kelurahan (DPRt / Ranting): Struktur dipangkas secara masif menjadi 1 orang saja, yaitu hanya posisi Ketua Ranting tanpa adanya sekretaris maupun bendahara.
“Tujuannya adalah efisiensi pergerakan. Kami sudah membentuk pengurus harian Koordinator Daerah Pemilihan (Kordapil) dari Dapil 1 hingga Dapil 5 untuk mengawal pencarian pengurus cabang dan ranting ini,” ujar Cak Ghofar.
Target 5.000 Relawan dan Saksi Berbasis Dapil
Selain perampingan struktural, PAN Surabaya tengah fokus membangun jaringan relawan yang kuat di setiap Daerah Pemilihan (Dapil). Partai menargetkan penempatan 1 saksi untuk setiap Tempat Pemungutan Suara (TPS).
”Secara kalkulasi, dibutuhkan sekitar 1.000 relawan per Dapil. Dengan total 5 Dapil di Kota Surabaya, PAN Surabaya bersiap menggerakkan total 5.000 relawan yang tersebar di seluruh wilayah kota,” ulasnya.
Agenda Terdekat: Muscab Virtual dan Pelantikan Bersama Tomli Waffa Proses pembentukan pengurus tingkat kecamatan (DPC) dilaporkan telah rampung.
Sebagai tindak lanjut, DPD PAN Surabaya mengagendakan Musyawarah Cabang (Muscab) melalui Zoom meeting untuk finalisasi.
Setelah Muscab selesai, partai akan menggelar pelantikan serentak untuk seluruh pengurus cabang (KSB) beserta para relawannya yang terafiliasi dengan Anggota DPR RI, Tomli Wafa. Agenda pelantikan besar ini direncanakan berlangsung pada 19 Juli 2026.
Instruksi “Turba”: Sapa Warga dan Selesaikan Masalah di Tingkat RT/RW.
Menutup penjelasannya, Cak Ghofar memberikan instruksi tegas kepada seluruh jajaran pengurus—mulai dari tingkat kota, kecamatan, hingga ranting—untuk menjaga kedekatan dengan konstituen.
Partai mewajibkan para kader untuk sering melakukan Turba (Turun Bawah) guna menyapa masyarakat secara langsung. “Langkah ini diharapkan membuat PAN hadir sebagai solusi nyata atas berbagai permasalahan yang dihadapi warga di tingkat RT dan RW di seluruh Kota Surabaya,” pungkasnya.













