RAJAWARTA : Rangkaian Hari Santri Nasional digelar oleh Pemkot Surabaya. Rencananya peringatan tersebut akan dipusatkan di Balai Kota Surabaya pada 20 Oktober nanti.

Ini berita bagus : 7 bacakada Jatim dapat rekomendasi PDIP

’’Ya nanti akan dipusatkan di Balai Kota dari seluruh rangkaian kegiatan,’’ kata Wakil Walikota Surabaya, Whisnu Sakti Buana, Senin (14/10/2019).

Video pilihan untuk Anda : Pak Menteri Tanggapi Penanganan covid 19 Kota Surabaya

Agenda Hari Santri Nasional tersebut akan digelar rangkaian doa bersama dan pengajian. Rencananya, acara tersebut turut menghadirkan Ulama NU asal Sleman, Jogjakarta, KH Ahmad Muwafiq atau biasa dikenal Gus Muwafiq.

Video Pilihan Untuk Anda : Jatim dan Surabaya saling Tuding Terkait Data covid 19

Whisnu menyatakan, doa dan pengajian bersama ini sekaligus mendoakan kondisi stabilitas keamanan negara.’’Termasuk menjaga kondisi menjelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden,’’ kata politisi PDIP yang maju dalam Pilwali Surabaya 2020 ini.

Mantan Wakil Ketua DPRD Surabaya ini menerangkan, peringatan Hari Santri Nasional menjadi perhatian tersendiri.

Sebab, dikatakan WS – Sapaan Whisnu Sakti Buana – hal tersebut secara monumental historis terjadi di Surabaya.

’’Ini terjadi dalam pertempuran di Surabaya dalam merebut kemerdekaan. Peran para Santri menjadi garda terdepan,’’ terang dia.

Diketahui, Presiden Joko Widodo menandatangani Keputusan Presiden Nomor 22 Tahun 2015 tentang penetapan 22 Oktober menjadi Hari Santri Nasional.

Sedianya, agenda Hari Santri Nasional sendiri sudah diawali dengan pengajian bersama di eks Lokalisasi Dolly pekan kemarin. (tea)

Foto:
Wakil Wali Kota Surabaya, Whisnu Sakti Buana bersama Pengasuh Ponpes Ora Aji, Kalasan, Yogyakarta, Gus Miftah saat pengajian di eks Lokalisasi Dolly