RADJAWARTA : Dua anak penderita Jantung Bawaan (PJB) di Kabupaten Lumajang mendapat bantuan dari Pemkab Lumajang. Bantuan diserahkan langsung Wakil Bupati Lumajang Indah Amperawati (Bunda Indah).

Ini berita bagus : 7 bacakada Jatim dapat rekomendasi PDIP

Bantuan ini merupakan bentuk peningkatan Pelayanan Kesehatan Pemkab Lumajang terhadap warganya. Khususnya dalam menangani pendirita penyakit jantung bawaan.

Video pilihan untuk Anda : Pak Menteri Tanggapi Penanganan covid 19 Kota Surabaya

Hal itu disampaikannya usai mengunjungi penderita PJB atas nama Nur Santi Azzahra (2 Thn) Asal Desa Barat Kecamatan Padang dan Aditya Pasha (11 Thn) Asal Desa Jatigono, Kecamatan Kunir, Kamis (18/04/2019).

Video Pilihan Untuk Anda : Jatim dan Surabaya saling Tuding Terkait Data covid 19

“Tadi kita sudah mengunjungi Santi, dan sekarang Aditya dengan kasus yang sama, yaitu PJB. Keduanya akan berangkat ke india,” ujarnya.

Bunda Indah berharap proses pengobatan yang dilaksanakan di India itu membawa hasil baik untuk kesembuhan Santi dan Aditya, seperti halnya anak-anak penderita PJB yang membaik pasca mendapatkan pengobatan di India.

Bunda Indah berpesan kepada para orang tua penderita PJB agar tetap semangat dan tidak putus asa dalam mendukung pengobatan putra – puterinya tersebut. “Jangan putus asa, terus berupaya untuk berikhtiar,” pesan Bunda Indah.

Di sisi lain, Bunda Indah menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang sudah membantu Pemerintah Kabupaten Lumajang dalam penyelesaian masalah pengobatan penderita PJB, khususnya para relawan Advanture Makelar Surga (AMS) Lumajang.

“Saya dan Pak Bupati berterima kasih kepada pihak-pihak yang sudah membantu khususnya kepada temen-temen AMS dan pihak-pihak lain yang sudah banyak membantu,” tuturnya.

Orang tua Aditya, Hartono mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Lumajang dan AMS yang sudah membantu pengobatan anaknya. “Terima kasih yang sebesarnya kepada Pemerintah dan AMS ini yang sudah membantu pengobatan anak kami, semoga anak kami segera sembuh,” ujarnya.

Dalam kunjungannya itu, Bunda Indah menyerahkan bantuan sejumlah uang yang dapat digunakan selama proses pengobatan. (hms/lmj)