foto/tempo

RADJAWARTA : Kabupaten Sumenep Madura, Jawa Timur diguncang gempa 4,9 SR pada Selasa 02 April 2019 pagi. Gempa diperkirakan terjadi sekitar pulkul 08.22 waktu setempat. Dan, gempa tersebut dirasakan warga Pulau Raas.

Ini berita bagus : 7 bacakada Jatim dapat rekomendasi PDIP

Berutungnya gempa yang membuat geger warga Sumenep tersebut tidak menimbulkan tsunami. Menegaskan itu disampaikan Badan Metereologi dan Geofisika (MBKG) Kalianget Sumenep.

Video pilihan untuk Anda : Pak Menteri Tanggapi Penanganan covid 19 Kota Surabaya

Dalam keteranganya, Kepala BMKG Kalianget Sumenep, Utsman Kholid mengatakan, kejadian gempa terjadi sekitar pukul 08.22 WIB dengan kekuatan 4,9 SR. Hal itu diketahui setelah dilakukan pemutahiran.

Video Pilihan Untuk Anda : Jatim dan Surabaya saling Tuding Terkait Data covid 19

Utsman menjelaskan, berdasarkan catatan BMKG hingga pukul 08.48 WIB telah terjadi gempa susulan sebanyak 2 kali. Kekuatanya M=3.0 dan M3.6

Sementara episenter gempa bumi berada pada koordinat 7.22 LS dan 114.56 BT atau berada di laut pada jarak delapan puluh tiga kilometre arah tenggara kota Sumenep pada kedalaman lima kilo meter.

“Lokasi Gempa di laut pada jarak delapan kilo meter tenggara kota Sumenep dan tidak berpotensi tsunami,” jelas Utsman.

Usai terjadinya gempa, BMKG Sumenep menghimbau warga Sumenep untuk tetap tenang dan tidak perpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. “Sekalilagi kami tekankan, gampa ini tidak berpotensi tsunami,” ujarnya.

berdasarkan informasi yang berkembang, gempa tersebut merusak 7 bangunan dan mengakibatkan 1 korban luka (seorang siswa yang sedang melaksanakan UNBK).

“Itu data sementara yang kami peroleh, dan pantauan di lokasi terus dilakukan,” tutur Camat Raas Didik Wahyudi.

menurut Didik, tingkat kerusakan bervariasi, ringan, sedang dan berat. “Kerusakan berat terjadi pada bangunan yang berbahan kayu,” ujarnya.